Kota Samarinda Banjir, Bocah Berusia Tiga Tahun Terseret Arus Deras di Belakang Rumah

     

    WARTABANJAR.COM, SAMARINDA – Seorang bocah perempuan yang masih berusia tiga tahun, terseret derasnya arus banjir yang melanda Kota samarinda, Senin (7/10) sore. Banjir setinggi lebih dari satu meter dengan arus deras yang menerjang Kota Samarinda, Kalimantan Timur, itu pun membawa korban jiwa.

    Peristiwa nahas itu terjadi di kawasan pemukiman padat penduduk di Jalan Batu Cermin, Kecamatan Samarinda utara, sekira pukul 17.30 Wita.

    Baca juga:Peringatan Dini BMKG Banjir Rob di Muara Sungai Barito

    Saat kejadian, kawasan permukiman itu tengah diterjang banjir berarus deras dengan ketinggian mencapai 60 sentimeter.

    Saat itu, korban bersama dua orang saudaranya, tengah bermain di depan pintu belakang rumahnya sembari melihat kondisi banjir. Namun, tak berselang lama, korban sudah tak terlihat lagi berada di tempatnya.

    Diduga kuat, korban terjatuh ke arus banjir yang kemudian terseret air.

    Salah seorang warga, Yanuar, mengatakan, saat itu kondisi permukiman di sekitar rumah korban memang tengah diterjang banjir dengan arus deras setinggi 60 sentimeter.

    Sebelum terjatuh, korban terakhir kali terlihat tengah bermain sembari melihat kondisi banjir yang tengah terjadi.

    “Informasi korban sedang melihat banjir di belakang rumah kemudian terjatuh. Dia memang ikut bermain-main bertiga dengan teman-temannya di situ,” ujar Yanuar kepada Beritasatu.com di lokasi kejadian.

    Menurutnya, warga setempat baru mengetahui korban telah terjatuh dan hilang terseret arus banjir, setelah pihak keluarga yang panik, beberapa kali berteriak meminta pertolongan masyarakat setempat.

    “Kira saya ada ular karena ada orang berteriak. Ternyata ada anak terjatuh dan hilang,” sambungnya.

    Korban diketahui berinisial NA berusia tiga tahun dan berjenis kelamin perempuan. Belasan warga setempat bersama sejumlah personel polisi dari Sarbrimob Polda Kaltim sempat berusaha untuk mencari keberadaan korban. Namun, belum membuahkan hasil. 

    Baca Juga :   Ngeriii! Nenek di Sidrap Dimangsa Piton 8 Meter, Detik-detik Warga Belah Perut Ular Gunakan Parang

    Diduga kuat, korban terseret arus banjir hingga terbawa ke sungai yang berada tak jauh dari rumah korban.

    Baca juga:Fase Bulan Baru, Perairan Pesisir Kalsel Berpotensi Banjir Rob 4-9 Oktober 2024

    Rencananya tim SAR gabungan dari Basarnas Balikpapan, BPBD Kota Samarinda, TNI-Polri, serta relawan dan juga masyarakat setempat, akan kembali melakukan upaya pencarian korban selama satu pekan ke depan.

    Baca Lebih Lengkapnya Instal dari Playstore WartaBanjar.com

    BERITA LAINNYA

    TERBARU HARI INI