"Aku akan mengingat semua momen yang aku alami dalam perjalanan ke perkebunan, namun aku tidak akan pernah melupakan momen ketika aku menanam bibit kopi. Pohon kopi bisa dikatakan sebagai awal dari segalanya. Di antara banyak bibit di pertanian tempat semuanya dimulai, ada satu bibit kopi yang aku tanam!" kenangnya. Saking bahagianya, dia bahkan mengaku ingin kembali lagi ke Ciwidey untuk melihat lagi tanaman kopi yang ditanamnya. Mengutip ELLE Korea, Jumat (27/9/2024), ia mengatakan perasaan itu sulit dijelaskan kecuali jika mengalaminya sendiri. "Melihat pohon ini, melalui perawatan para petani, menghasilkan bunga, berbuah, dan menjadi secangkir kopi yang membawa kegembiraan bagi seseorang," ungkapnya.
BACA JUGA: Peringatan Dini BMKG Banjir Rob di Muara Sungai Barito Kagum dengan Kabut Tebal Ciwidey
Selain pengalaman menanam bibit kopi, Kim Go Eun juga kagum dengan kabut tebal yang menyelimuti perkebunan kopi tersebut, seakan waktu berhenti total saat ia di tengah kabut itu. BACA JUGA: Sekolah 'DO' Siswi di Video Syur Gorontalo, ini Alasan Kemenag Ia ingat ketika berada di tengah kabut tebal di kebun kopi itu, ia sulit melihat sekelilingnya namun masih bisa merasakan pergerakan orang-orang sekitar. Ia mengaku terkesan dengan pemandangan alam kabut tebal itu. "Waktu kala itu terasa seperti berhenti total dan itu sangat mengesankan," kenangnya.