Menhan Prabowo Minta Maaf ke Komisi I DPR Jelang Pelantikan Sebagai Presiden
Ukuran Huruf:
WARTABANJAR.COM, JAKARTA - Menteri Pertahanan (Menhan) Prabowo Subianto menyampaikan permintaan maafnya kepada Komisi I DPR selaku mitra kerja Kementerian Pertahanan RI. Dirinya juga menyampaikan salam perpisahan menjelang pelantikannya sebagai Presiden pada rapat kerja terakhirnya bareng Komisi I DPR RI, Rabu (25/09/2024).
Sebagai informasi, Ketua Umum Partai Gerindra itu bakal dilantik sebagai Presiden pada 20 Oktober 2024 mendatang. Prabowo meminta maaf, bila kinerjanya selama menjadi Menhan dalam kurun waktu lima tahun terakhir ada yang mengecewakan.
"Saya juga mohon maaf apabila dalam pekerjaan saya selama lima tahun sebagai Menteri Pertahanan ada mengecewakan," kata Prabowo seperti dikutip Wartabanjar.com, Rabu (25/9/2024).
Baca juga: Jumat, Vadel Badjideh Diperiksa Polisi Terkait Laporan Nikita Mirzani
Prabowo juga menyampaikan bahwa dirinya memiliki niat untuk menjaga kedaulatan bangsa Indonesia.
"Tetapi saya ingin saudara-saudara yakin niat saya semata-mata menjaga kepentingan dan kedaulatan bangsa Indonesia," ujarnya.
Dalam kesempatan itu, Prabowo pun mengucapkan selamat pada jajaran anggota Komisi I DPR RI. Ia memberi penghargaan atas pengabdian jajaran komisi pertahanan itu, yang telah mengabdi pada rakyat.
"Saya mohon diri kepada saudara-saudara, saya diberitahu mungkin ini rapat terakhir bagi Komisi I dengan Kemenhan. Dengan demikian atas nama seluruh Kemenhan RI, kami mohon diri kami ucapkan selamat penghargaan atas pengabdian bapak bapak ibu sekalian," jelas Prabowo SUbianto.
"Dan mudah-mudahan kita akan terus bekerja untuk bangsa dan negara kita. Supaya kita bisa mengarungi masa-masa yang mungkin sulit untuk menjaga keselamatan dan rakyat kita," tambahnya.
Prabowo menyebut, tugas besar telah menunggu. Ia pun berdoa jajaran anggota Komisi I DPR RI agar bisa disertai oleh Tuhan.
"Tugas yang besar menunggu kita semua. Semoga Tuhan yang Maha Besar menyertai bapak-bapak, ibu dalam pengabdian kepada Bangsa dan Negara. Semoga Indonesia kuat dan jaya," tandasnya. (Sidik Purwoko)
Editor: Sidik Purwoko