Bandara Nusantara Bakal Jadi Bandara Komersial Disambut Positif Investor
Ukuran Huruf:
WARTABANJAR.COM, JAKARTA - Perintah Presiden Joko Widodo (Jokowi) agar status Bandara Nusantara di Ibu Kota Nusantara (IKN) menjadi bandara komersial mendapat apresiasi positif dari swasta dan masyarakat. Kebijakan itu memungkinkan pihak investor untuk berinvestasi di ibukota Indonesia yang baru tersebut.
Senior Technical Advisor DHL Express Ahmad Mohammad berencana terbang ke IKN untuk menjajaki investasi di sana dalam waktu dekat ini. Pihaknya akan mendata kebutuhan para ASN dan karyawan di sana dalam hal pengiriman logistik.
"Ujung (akhir) bulan ini saya akan ke IKN. Niatnya untuk melihat apa yang bisa dilakukan antara kita dengan pos. Dan juga apa yang dibutuhkan oleh PNS, ASN di sana. Mungkin bisa dilakukan sesuatu. Sudah pasti ya," katanya menjawab pertanyaan Wartabanjar.com dalam konferensi persnya di Jakarta.
Namun dirinya belum bisa memastikan besaran investasi DHL di IKN. Yang jelas banyak kebutuhan di IKN yang bisa diambil perusahaan jasa pengantaran internasional ini.
Baca juga: Presiden Jokowi Perintahkan Bandara Nusantara IKN Jadi Bandara Komersial
"Jadi saya akan ke sana lagi. Konkret lah ya, kalau sekedar basa-basi banyak ya, tapi apa? Jadi saya mau apa yang bisa dilakukan kebutuhan pekerja-pekerja di sana, bisnis-bisnis kalau mereka mendirikan hotel mendirikan ini, banyak yang mereka butuh tuh. Elektronik dan sebagainya. Kita sudah tau apa yang kita akan lakukan," paparnya.
"Coba kita minta konfirmasi aja. Kalau ada, puk! Kalau besok mau dilakukan bisa. Kalau besok mau mau antar truk, bisa aja. Kalau ada kebutuhannya. Bukakan gedung satu di sana bisa," sambungnya.
Sebelumnya, Presiden memerintahkan perubahan status Bandara Nusantara dari very-very important person (VVIP) menjadi komersial. Perintah itu disampaikan Presiden pada Menteri Perhubungan (Menhub) Budi Karya Sumadi.
Baca juga: PN Jaksel Kabulkan Gugatan Cerai Ruben Onsu Terhadap Sarwedah
"Saya tadi sudah perintahkan ke Pak Menhub agar segera diubah menjadi bandara komersial. Airport komersial," kata Presiden dalam keterangan persnya di Bandara Nusantara di IKN, Provinsi Kalimantan Timur, Selasa (24/09/2024).
Presiden mengatakan, jika Bandara Nusantara diubah menjadi bandara komersial maka akan bermanfaat bagi masyarakat sekitar. Mereka bisa menggunakan bandara tersebut untuk penerbangan haji hingga umrah.
"Supaya lebih bermanfaat. Jangan hanya untuk VVIP, tidak. Lebih bermanfaat bagi yang mau umrah, yang mau haji, yang mau terbang ke dan dari IKN. Saya kira itu lebih bermanfaat," ujar Presiden dari rekaman suara yang diterima di Jakarta.
Baca juga: Kronologis Anak Perempuan Tenggelam di Desa Usih Tabalong, Hendak Tolong Teman
Presiden memperkirakan kapasitas awal Bandara Nusantara bisa mencapai 200 ribu penumpang hingga Desember 2024 mendatang. Sedangkan untuk target jangka panjang mencapai 7 juta penumpang per tahun setelah dioperasikan penuh sebagai bandara komersial. (Sidik Purwoko)
Editor: Sidik Purwoko