Fajar menambahkan awalnya ada 71 peserta awal yaitu 20 nanang dan 51 galuh, kemudian diseleksi ketat menjadi 35 peserta saja yang kini berhak menjalani tes bakat.
Ia berharap nantinya para nanang dan galuh yang terpilih di grand final Pemilihan Nanang Galuh Balangan 2024 dapat memberikan kontribusi besar dalam melestarikan, memajukan, dan mempromosikan kebudayaan Balangan.
“Kebudayaan Balangan memiliki keunikan tersendiri berbeda dari kabupaten lain sehingga juga bisa dipromosikan ke depannya oleh para duta wisata ini,” harapnya.
Sementara itu, juri seleksi tahap kedua, Sapri, menyebut penilaian peserta berdasarkan kesesuaian bakat, penampilan, penguasaan panggung, dan durasi waktu tampil.
“Hari ini kami menilai kemampuan yang bisa ditampilkan ke khalayak ramai, seperti tari, public speaking, puisi, dan lainnya,” jelas Sapri.
Sapri juga berharap para peserta dapat terus menggali potensi mereka, dengan menampilkan kreativitas yang lebih segar dan inovatif pada kesempatan berikutnya.
“Harapannya bakat-bakat yang masih terpendam bisa dimunculkan lagi, terutama yang unik dan belum pernah ditampilkan, untuk mendapatkan nilai yang lebih bagus,” tambahnya. (Alfi)
Editor: Yayu







