Joe Biden Langsung Telepon, Eric Trump Posting Foto di Medsos - Bela Ayahnya Begini
Ukuran Huruf:
WARTABANJAR.COM, BANJARMASIN - Juru bicara Dinas Rahasia AS Anthony Guglielmi mengatakan tindakan perlindungan telah diterapkan dan insiden penembakan terhadap Presiden Amerika Serikat ke-45 Donald Trump di tempat kampanyena di Pennsylvania, kini sedang diselidiki lebih lanjut.
Guglielmi mengonfirmasi bahwa Trump aman dan lebih banyak informasi akan dirilis setelah data terkumpul lebih lengkap.
"Sebuah insiden terjadi pada malam tanggal 13 Juli di rapat umum (kampanye) Trump di Pennsylvania. Dinas Rahasia telah menerapkan tindakan perlindungan dan mantan Presiden tersebut selamat," tulis Guglielmi dalam postingan di X.
Baca juga:Usai Ditembak, Donald Trump Cari Sepatu yang Lepas dan Kepalkan Tangan ke Massa Kampanye
Ia menambahkan bahwa insiden tersebut kini menjadi penyelidikan Dinas Rahasia.
Sementara Presiden AS Joe Biden turut mengutuk keras upaya pembunuhan terhadap Trump, dengan mengatakan bahwa “tidak ada tempat di Amerika untuk kekerasan semacam ini.”
Saat mengeluarkan pernyataan dari Delaware, Joe Biden menyerukan persatuan di seluruh negeri setelah serangan itu, dan menyebut insiden itu memuakkan.
"Saya telah diberitahu secara menyeluruh oleh semua lembaga di pemerintah federal mengenai situasi berdasarkan apa yang kita ketahui sekarang. Saya telah mencoba menghubungi Donald; dia sedang bersama dokternya dan baik-baik saja".
"Saya berencana untuk berbicara dengan mereka segera. Saya berharap ketika saya kembali menelepon,” kata Biden.
Sebelumnya diketahui, Donald Trump menulis di aplikasi Truth Social-nya bahwa peluru menembus bagian atas telinga kanannya dalam upaya pembunuhan saat ia kampanye itu.
Mantan Presiden AS Donald Trump, yang memberikan penjelasan pertamanya tentang penembakan di rapat umum di Pennsylvania, mengatakan bahwa salah satu peluru yang ditembakkan ke arahnya menembus bagian atas telinga kanannya.
Pengusaha taipan yang berubah menjadi politisi itu terlihat memegangi telinganya yang berlumuran darah setelah upaya pembunuhan di rapat umum tersebut.
“Saya tertembak dengan peluru yang menembus bagian atas telinga kanan saya,” tulis Donald Trump di aplikasi Truth Social miliknya beberapa jam setelah dia dilarikan dari panggung oleh pejabat Dinas Rahasia.
Baca juga:Donald Trump Ditembak Saat Kampanye di Pennsylvania, Telinga dan Pipi Berdarah
“Saya langsung tahu ada yang tidak beres karena saya mendengar suara mendesing, tembakan, dan langsung merasakan peluru menembus kulit,” kata Trump di media sosial.
“Sungguh luar biasa tindakan seperti itu bisa terjadi di negara kita,” tambah Trump.
Tidak terluka serius
Para pejabat mengklarifikasi bahwa mantan presiden AS itu tidak terluka serius dalam insiden tersebut. Namun, penembakan itu juga menewaskan satu orang yang menyaksikan kampanye Trump.
Selanjutnya penembak berhasil ditangkap dan ditembak hingga tewas oleh petugas Dinas Rahasia beberapa menit setelah dia melepaskan tembakan pertamanya.
Putra Trump, Eric Trump juga segera angkat bicara setelah upaya pembunuhan yang menyebabkan ayah terluka itu. Eric melalui X sempat membagikan foto ayahnya, berlumuran darah, di rapat umum tersebut. Ia pun memberi judul, “Dia tidak akan pernah berhenti berjuang untuk Menyelamatkan Amerika”.
Baca juga:Donald Trump Sapu Bersih Konvensi Partai Republik di Michigan
Dinas Rahasia telah mengonfirmasi bahwa Trump aman. Dia sedang dievaluasi di fasilitas medis setempat.
Menurut ABC News, jaksa Wilayah Butler Richard Goldinger mengatakan bahwa penembak, yang berada “di atap gedung yang berdekatan dengan lokasi kampanye sudah tewas.(pwk)
Editor: purwoko