Jenazah Jemaah Haji Asal Kalsel yang Meninggal Dunia Tidak Bisa Dibawa Pulang
Ukuran Huruf:
WARTABANJAR.COM - Data dikeluarkan Kantor Wilayah Kementerian Agama Kalimantan Selatan (Kalsel), terdapat 5 jemaah haji asal Kalimantan yang meninggal dunia
Kepala Kemenag Kalsel Muhammad Tambrin menyampaikan duka dan belasungkawa atas wafatnya lima jemaah haji tersebut.
Ia menjelaskan bahwa jenazah jemaah haji tidak bisa dibawa ke Tanah Air.
Baca Juga
Korban Tenggelam di DAS Sungai Katingan Belum Ditemukan
“Insya Allah, jemaah haji yang telah wafat tersebut menjadi Syuhada Haji, sebab seseorang yang meninggal dunia saat melaksanakan ibadah haji di tanah suci akan mendapatkan keutamaan dan kemuliaan."
"Salah satunya mati dalam keadaan syahid atau seperti orang yang wafat di jalan Allah SWT,” doanya.
Berikut data lima jemaah haji yang meninggal dunia di Makkah :
1. Sirun Mucheri Sarkawi (79 thn) Kloter 7 Barito Selatan – Kalteng, Wafat pada Sabtu 8 Juni 2024 di RS Mekah, Pukul 13:14 WAS, Penyebab, (Infeksi Paru dan Gangguan Jantung).
2. Hidayatussibyan (50 thn) Kloter 18 Tabalong – Kalsel, Wafat Pada Jumat 14 Juni 2024, di RS Arafah, Pukul 18:15 WAS, Penyebab (Syok Kardiogenic, Heart Failure, Hipertensi, DM Non Insuli)
3. H. Supian Suri Syarkawi (57 thn) Kloter 14 Hulu Sungai Selatan – Kalsel, Wafat Pada Minggu 16 Juni 2024 di Mina, Pukul 06.00 WAS, Penyebab (Cardiac Arrest).
4. Restina Ahmadsyah Aun (57th) kloter 15 Tapin – Kalsel. Wafat pada Senin,17 Juni 2024 di Mina, pukul 11.30 WAS, Penyebab shock cardiogenic.
5. Sumiyati Muhayyan Ihsan (72 th) Kloter 11 Tanah Laut – Kalsel, Wafat pada Sabtu, 22 Juni 2024 di RS. King Abdullah Mekah, pukul 17:12 WAS, Penyebab shock cardiogenic.
Editor Restu