“Faktor dehidrasi mungkin tidak terasa, tetapi kemudian ada gangguan elektrolit lalu serangan jantung,” pesannya.
Karena itu, dr. Indro meminta jemaah non risti untuk tetap memperhatikan kondisi kesehatan dalam beraktivitas.
Selain itu, mereka juga harus tetap memakai alat pelindung diri.
“Tetap bawa minum, semprotan air, penutup muka, dan segala macam. Artinya, upaya-upaya kita untuk mengurangi kondisi dehidrasi. Apabila memiliki obat-obatan yang biasa diminum, agar tetap dijaga kesehatannya. Apabila ada kekurangan agar berkomunikasi dengan tenaga kesehatan yang ada. Minta obat, karena stop obat juga akan bisa memunculkan kondisi kesehatan yang fatal,” tandasnya. (berbagai sumber)
Editor: Yayu
