WARTABANJAR.COM, BANJARMASIN- Israel dimasukkan ke negara daftar hitam oleh Sekretaris Jenderal PBB, Antonio Guterres akibat penjajahan dan genosida yang dilakukan ke rakyat Palestina, khususnya anak-anak. Ia akan memberi daftar hitam itu ke Dewan Keamanan pekan depan terkait Israel dan milisi Hamas sebagai pihak-pihak yang melanggar hak-hak anak-anak, karena membiarkan mereka berada dalam bahaya perang. Tak hanya Israel, sebelumnya sudah banyak negara dan kesatuan tentara yang masuk daftar tersebut karena berbagai pelanggaran perang yang mereka lakukan. Setiap tahunnya, Sekjen PBB membuat daftar global negara-negara dan milisi yang mengancam hak anak-anak. Mengutip berbagai sumber, Minggu (9/6/2024), pihak-pihak yang sudah masuk dalam daftar tersebut di antaranya Tentara Kemerdekaan Kachin di Myanmar, negara Rusia selama perangnya dengan Ukraina, dan kini Israel siap bergabung. Masuknya Israel dalam daftar hitam tersebut kemungkinan hanya akan menambah sorotan global terhadap tindakan negara tersebut dalam perang di Gaza dan meningkatkan ketegangan yang sudah tinggi dalam hubungan negara zionis itu dengan badan global tersebut. BACA JUGA: Ratusan Warga Sipil Tewas dan Terluka Dalam Serangan Israel Dibantu AS di Gaza Tengah, Hamas Kutuk Aksi Tersebut Daftar hitam Sekretaris Jenderal PBB untuk Anak-anak dan Konflik Bersenjata merupakan lampiran dari laporan tahunan Perwakilan Khusus Sekretaris Jenderal untuk Anak-anak dan Konflik Bersenjata, yang berisi daftar pihak-pihak dalam konflik bersenjata yang telah melakukan pelanggaran berat terhadap anak-anak. [caption id="attachment_205532" align="alignleft" width="300"] Fotografer Palestina, Motaz Azaiza mengunggah di Instagramnya pada 11 Oktober 2023, menggambarkan seorang ayah sedang menggendong bayinya yang terluka akibat serangan penjajah Zionis Israel di Gaza belum lama ini. Foto: Instagram/(@motaz_azaiza)[/caption] [caption id="attachment_213871" align="alignnone" width="227"] Bocah warga Gaza, Palestina, Yazan Al-Kafarna (10) tewas mengenaskan akibat kelaparan parah dan kekurangan gizi imbas pengepungan total penjajah Zionis Israel, Senin (4/3/2024). Foto: Instagram/(@eye.on.palestine/ahmed_alkhodary)[/caption] Berikut negara dan organisasi/kesatuan tentara yang masuk dalam daftar tersebut: -Afganistan -Birma (Myanmar) -Burundi -Republik Afrika Tengah -Kolumbia -Republik Demokrasi Kongo -Irak -Mali -Nigeria -Palestina -Somalia -Sudan Selatan -Sudan -Suriah -Rusia -Yaman -Israel Daftar Organisasi: -ISIS -Boko Haram -Al-Shabaab -Taliban -Kelompok bersenjata anti-pemerintah di Afghanistan -Angkatan Bersenjata Burma (Myanmar) -Angkatan Bersenjata Republik Afrika Tengah -Kelompok bersenjata anti-Balaka -Mantan Seleka -Kelompok bersenjata di Republik Demokratik Kongo (milisi Mai-Mai, LRA, ADF, dan lainnya) -ISIS Irak -Kelompok bersenjata non-negara di Mali (kelompok Tuareg, kelompok Fulani dan lain-lain) -Boko Haram Nigeria -Hamas dan kelompok bersenjata Palestina lainnya -Al-Shabaab di Somalia -SPLA-IO dan kelompok bersenjata lainnya di Sudan Selatan -Kelompok bersenjata non-negara di Sudan (SLM/A, RSF dan lainnya) -Kelompok oposisi bersenjata dan kelompok bersenjata ekstremis (ISIS, Al-Nusra dan lainnya) di Suriah -Kelompok bersenjata yang berafiliasi dengan Federasi Rusia dan Pemerintah Ukraina di Ukraina. (berbagai sumber) Editor: Yayu