Bulog Buntok Akui Harga Beras Alami Kenaikan Sejak 1 Mei, Segini Besarannya

Ditambahkan Sutaryo, meski ada kenaikan harga, daya beli masyarakat masih cukup bagi.

“Alhamdulillah masih bagus. Karena harga jual di Bulog dibandingkan dengan harga di pasaran masih lebih murah di Bulog dan kualitasnya juga bagus,” ujarnya.

“Pemicu kenaikan ini yang pertama mungkin karena panen masih belum merata, yang kedua mungkin masalah cadangan beras pemerintah,” pungkasnya.

Pantauan wartabanjar.com di lapangan, harga beras di Bulog masih lebih murah dibandingkan dengan beras di pasaran.

Pasalnya harga beras yang paling murah di pasar jenis Ampari atau Sihirang, harganya Rp14.600 kg atau Rp55.000 per 5 liter beras (3,75 kg).

Sementara harga beras paling mahal harganya berkisar di harga Rp20.000 per kg. (akhmad murjani)

Editor: Erna Djedi