WARTABANJAR.COM, JAKARTA - Manchester City (Man City) meraih gelar juara Liga Inggris untuk keenam kalinya di era pelatih Pep Guardiola setelah menundukkan West Ham United, 3-1, Minggu (19/5/2024) di Stadion Etihad. Pesaing utama Man City, Arsenal, menang 2-1 saat menjamu Everton di Stadion Emirates. Everton unggul lebih dahulu berkat gol yang dilesakkan Idrissa Guaye dari tendangan bebas pada menit ke-40. Arsenal menyamakan kedudukan berkat aksi Takehiro Tomiyasu saat pertandingan memasuki menit ke-43 seusai memanfaatkan umpan Martin Odegaard. Mereka kemudian membobol gawang tim tamu berkat gol yang dilesakkan Kai Havertz. Kemenangan atas West Ham ini membawa Manchester City menjadi juara dengan perolehan 91 poin hasil dari 28 kali menang, 7 seri, dan 3 kali kalah. Sementara Arsenal berada di posisi kedua dengan raihan 89 poin. Dalam 38 pertandingan, tim asuhan Mikel Arteta meraih 28 kemenangan, 5 seri, dan 5 kali kalah. Ini menjadi gelar juara Liga Inggris keenam kalinya yang diraih Man City setelah musim 2017/18, 2018/19, 2020/21, 2021/22, dan 2022/23. Man City masih memiliki peluang meraih satu gelar lagi musim ini karena akan bertemu Manchester United pada final Piala FA, pada 25 Mei 2024 mendatang di Stadion Wembley. Baca juga: Madura United dan Persib Bertemu di Final Championship Series BRI Liga 1 2023/24 Gol yang membawa pasukan Pep Guardiola meraih tiga poin dilesakkan Phil Foden (2) dan Rodri. Sementara gol balasan West Ham dicetak Mohammed Kudus. Pertandingan partai terakhir ini sangat penting karena menentukan siapa juara Liga Inggris atau Premier League musim ini. Man City bersaing ketat dengan Arsenal untuk menjadi juara musim ini. Dalam pertandingan terakhir ini, pelatih Man City Pep Guardiola menerapkan formasi 4-1-4-1, Dia menurunkan Eling Haaland pada posisi ujung tombak tunggal. Striker asal Norwegia ini akan disokong empat pemain di belakangnya, yaitu Jeremy Doku, Bernardo Silva, Kevin De Bruyne, dan Phil Foden. Rodri berperan di lini tengah. Sementara lini belakang diisi Kyle Walker, Ruben Dias, Manuel Akanji, serta Josko Gvardiol. Posisi penjaga gawang akan diisi kiper asal Jerman Stefan Ortega. Sementara di kubu West Ham, pelatih David Moyes menampilkan formasi 3-4-3. Dia akan menempatkan Lucas Paqueta, Michail Antonio, dan Mohammed Kudus di barisan depan. Sementara lini gelandang diisi Emerson, Tomas Soucek, James Ward Prowse, dan Vladimir Couval. Di lini belakang, Moyes menurunkan Aaron Creswell, K Mavropanos, serta Kurt Zouma. Mereka akan mengawal penjaga gawang Alphonse Areola. Man City mendapat hasil maksimal dari upaya mereka menyerang dengan gol yang tercipta saat pertandingan baru berjalan dua menit berkast aksi Phil Foden. Berawal dati gebrakan yang dilakukan pasukan Guardiola, Bernardo Silva kemudian mengirim umpan untuk Phil Foden. Pemain timnas Inggris itu kemudian melepaskan tendangan kaki kiri yang membuat kiper Alphonse Areola terpedaya. Tembakannya ke arah pojok kanan atas membuat kiper asal Prancis itu menjangkau bola. Gol yang dilesakkan Phil Foden tentu saja disambut meriah pendukung Man City yang memenuhi Stadion Etihad. Memasuki menit ke-17, Phil Foden kembali mencetak gol. Kali ini dia menjebol gawang lawan setelah memaksimalkan umpan Jeremy Doku. Man City nyaris menambah dua gol, Semua peluang itu didapatkan Erling Haaland. Namun, kedua kesempatan itu gagal membuahkan gol karena penyerang asal Norwegia itu gagal dalam penyelesaian akhir. Man City kebobolan pada menit ke-43. Gol balasan tim tamu dilesakkan Muhammed Kudus. Dia mencetak gol setelah melakukan bycicle kick, menyusul kegagalan bek Josko Gvardiol membuang bola. Haaland kembali nyaris membuat gol pada menit ke-45. Serangan berawal dari aksi Doku melewati pertahanan sisi kanan West Ham. Dia kemudian memberikan bola kepada Haaland, tetapi mantan pemain Borussia Dortmund itu gagal memaksimalkan peluang tersebut. Bola hasil tendangan kaki kirinya melambung sedikit di atas mistar. Skor 2-1 untuk keunggulan Man City bertahan hingga pertandingan babak pertama usai. Memasuki babak kedua, Man City tetap mengusung pola menyerang untuk menambah keunggulan. Upaya itu berhasil setelah Rodri membawa timnya unggul 3-1 pada menit ke-59. Berawal dari serangan yang dilakukan Kevin De Bruyne dari sisi kanan. Bola kemudian dioperkan gelandang asal Belgia itu kepada Bernardo Silva yang memberikannya kepada Rodri. Pemain asal Spanyol itu lantas menyambut bola dengan tendangan kaki kanan. Bola pun bersarang di gawang lawan. Menit ke-81, Man City kembali mendapat peluang melalui aksi Doku. Namun, tendangan ke arah gawang pemain asal Belgia ini terkena blok bek West Ham.Menit ke-83, kembali tuan rumah mendapat peluang. Phil Foden melepaskan tendangan bebas disambut tandukan Haalan yang sudah berada di depan gawang. Namun, sundulan pemain asal Norwegia ini melenceng. West Ham sebenarnya mencetak gol pada menit ke-87. Namun, wasit menganulirnya karena bola terlebih dahulu terkena tangan pemain West Ham. Skor 3-1 bertahan hingga pertandingan usai. Man City menjadi juara LIga Inggris. Sedangkan West Ham mengakhiri musim dengsn bertengger di urutan kesembilan dengan raihan 52 poin. Susunan pemain: Man City (4-1-4-1): Stefan Ortega: Kyle Walker, Ruben Dias, Manuel Akanji, Josko Gvardiol; Rodri: Jeremy Doku, Bernardo Silva, Kevin De Bruyne, Phil Foden; Erling Haaland West Ham United (3-4-3): Alphonse Areola; Aaron Creswell, K Mavropanos, Kurt Zouma; Emerson, Tomas Soucek, James Ward Prowse, Vladimir Couval; Lucas Paqueta, Michail Antonio, Mohammed Kudus (berbagai sumber) Editor: Erna Djedi Berita ini telah tayang di beritasatu.com dengan judul Tekuk West Ham, Man City Juara Liga Inggris Keenam Kalinya di Era Pep