WARTABANJAR.COM – Malam Lailatul Qadar lebih baik dari 1000 bulan yaitu malam Lailatul Qadar, dimana pada malam itu akan dilipat gandakan pahala ibadah.
Ustadzah Mastika Murni, S.Ag menjelaskan malam Lailatul Qadar merupakan malam yang diturunkannya wahyu kepada Rasulullah SAW melalui perantara malaikat Jibril.
Malam Lailatul Qadar juga dimaknai malam turunnya para malaikat ke bumi dengan membawa kesejahteraan hingga terbit fajar.
“Tidak ada yang mengetahui kapan datangnya malam Lailatul Qadar. Sebab kehadirannya dirahasiakan oleh Allah SWT. Namun ada beberapa ciri-ciri malam Lailatul Qadar yang dapat diketahui,” ucap Mastika pada tausiahnya, Minggu (31/03).
Mastika melanjutkan, ciri-ciri datangnya malam Lailatul Qadar yang pertama adalah angin tidak berhembus, tenang, tidak mendung dan cerah. Ciri-ciri malam Lailatul Qadar ini sebagaimana dalam sebuah hadist, Rasulullah SAW bersabda “Malam lailatul qadar itu langit bersih, udara tidak dingin atau panas, langit tidak berawan, tidak ada hujan, bintang tidak nampak, dan pada siang harinya matahari bersinar tidak begitu panas”. (HR. Ahmad)
“Malam Lailatul Qadar terjadi pada 10 hari terakhir pada malam ganjil di bulan Ramadan. Artinya malam yang mulia ini terjadi pada malam ke-21, 23, 25, 27 dan 29,” ungkap Mastika.
Ditambahkan Mastika, orang yang meraih kemuliaan Lailatul Qadar adalah orang yang beriman, ikhlas dan beribadah pada malam itu tiba. “Semoga kita menjadi orang yang bisa memperoleh kemuliaan malam Lailatul Qadar,” harap Mastika.(kemenag Kalsel)