Menyadari hal tersebut, polisi segera mengejar pelaku yang kabur ke arah Mampang. Sayangnya, pelaku sudah tidak kelihatan lantaran memacu mobil patroli dengan kencang.
Mobil patroli itu baru ditemukan di Kawasan Kemayoran, Jakarta Pusat sekitar pukul 02.00 WIB. Hanya saja, sang pelaku sudah menghilang.
Baca juga: Gudang Munisi Daerah Kodam Jaya Terbakar Hebat, Warga Sudah Diungsikan
“Setelah kita identifikasi, kita cek, ketemu lah di Kemayoran. Sudah ketemu untuk kendaraannya, ditinggal sama terduga ini,” tutur Kapolsek.
Firman mengaku pihaknya masih melakukan pengejaran terhadap pelaku jambret. Hingga Jumat (29/3) kemarin, pelaku belum ditemukan. Polisi masih melakukan pengejaran terhadap pelaku.
“Saat ini kita lidik terus, mulai dia di TKP, diamankan ojol, lagi kita dalami,” kata dia. Pihaknya menyisir CCTV untuk mengidentifikasi pelaku. Selain itu, polisi turut mengecek kepemilikan sepeda motor Kawasaki Ninja yang ditinggalkan pelaku saat membawa kabur mobil patroli.
Namun setelah dicek plat nomor Kawasaki Ninja yang dibawa pelaku ternyata bodong alias menggunakan nomor palsu. Karena itulah polisi masih memburu keberadaan terduga pelaku jambret tersebut.
Petugas Diperiksa Propam
Akibat kelalaian petugas yang mengamankan terduga pelaku penjambretan tanpa diborgol itulah, Kapolres Metro Jakarta Selatan, Kombes Pol Ade Rahmat Idnal mengatakan, lima petugas polisi diperiksa Propam Polres Jakarta Selatan.
Baca juga: Ganda Campuran Indonesia Rinov/Pitha Lolos ke Babak Final Spain Masters 2024
“Iya sudah di periksa Propam. 5 (petugas kepolisian),” kata Ade Rahmat pada Jumat (29/3/2024) kemarin. (Sidik Purwoko)

