Pimpinan DPR Kecam Kekerasan di Gaza Palestina, Minta Negara Besar Bertindak
Ukuran Huruf:
WARTABANJAR.COM, JENEWA - Pimpinan Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) RI mengecam kekerasan yang terjadi di Jalur Gaza Palestina dalam kurun waktu terakhir. Selain itu, negara-negara besar juga diminta bertindak.
Demikian dikatakan Ketua DPR RI Puan Maharani dalam Sidang Umum Inter-Parliamentary Union (IPU) ke-148 yang digelar di Jenewa, Swiss, Minggu (24/03/2024). Di hadapan para anggota sidang forum parlemen dunia itu, Puan mengecam kekejaman zionis Israel terhadap masyarakat di Gaza, Palestina.
“Tahun 2024 merupakan ujian bagi komitmen kita untuk membangun dunia yang damai, adil, dan inklusif. Tatanan global sedang berada di persimpangan jalan karena dunia yang terfragmentasi,” kata Puan dalam sesi general debate bertemakan Diplomasi parlemen: Membangun jembatan untuk perdamaian dan saling pengertian.
Dirinya menyebut, saat ini dunia tengah dihadapkan pada tantangan tidak adanya perdamaian yang menyebabkan jutaan warga sipil menderita.
Baca juga: Partai Demokrat Tidak Mempermasalahkan Gabungnya Nasdem Ke Koalisi Indonesia Maju
“Namun meskipun terdapat tantangan global yang signifikan, parlemen harus dapat memperkuat upaya kolektif kita untuk memastikan bahwa setiap orang,
terlepas dari latar belakang mereka, bisa hidup dengan damai,” jelasnya seperti dikutip Wartabanjar.com.
Puan lantas menyinggung mengenai umat Muslim di seluruh dunia yang saat ini sedang menjalani puasa di bulan suci Ramadan sebagai bulan penuh berkah yang mewujudkan nilai-nilai perdamaian dan toleransi.
“Sayangnya, pembunuhan, pertumpahan darah, dan pengeboman oleh Israel terus berlanjut di Gaza. Ini adalah kekejaman luar biasa yang tidak dapat dijustifikasi dengan cara apa pun,” ungkap Puan.
Ketua Sidang Umum IPU ke-144 itu pun mengecam kekerasan di Gaza yang semakin menjadi-jadi. Puan lalu mendorong negara-negara berkekuatan besar untuk bertindak membantu masyarakat Palestina.
“Berapa banyak lagi nyawa yang harus melayang sebelum masyarakat internasional bergerak? Apakah kita akan tinggal diam?” kata putri Megawati Soekarnoputri tersebut.
Baca juga: Hadir ke DPR, Menteri AHY Ingin Kenalan Dan Paparkan Program Prioritas ATR/BPN
“Kepada negara-negara besar, tolong gunakan pengaruh anda untuk mengembalikan kemanusiaan dan tidak memperpanjang peperangan,” lanjut Puan.
Puan mengingatkan, dunia tengah meyaksikan kekejaman perang di Gaza. Parlemen, menurutnya, tidak boleh tinggal diam atau menutup mata terhadap penderitaan warga sipil di Gaza.
“Di masa kritis ini, segera dimulainya gencatan senjata sudah menjadi suatu keharusan. Saya mendesak semua pihak yang terkait untuk memastikan akses kemanusiaan yang aman dan penghormatan penuh terhadap hukum humaniter internasional,” tuturnya.
“Tujuan utamanya adalah untuk menciptakan solusi dua negara, berdasarkan hukum internasional dan resolusi-resolusi PBB. Indonesia akan selalu berdiri bersama Palestina dan mendukung perjuangan rakyat Palestina untuk menjadi negara merdeka,” sambung Puan. (Sidik Purwoko)
Editor: Sidik Purwoko