Mengenaskan! Jasad Pensiunan Guru Ditemukan Di Rumahnya Setelah Setahun Meninggal
Ukuran Huruf:
WARTABANJAR.COM, THAILAND - Tragis! Jasad pensiunan guru Panthip Panthaptim (76) ditemukan di rumahnya setelah setahun meninggal. Jenasahnya ditemukan dalam keadaan sudah tinggal kerangka saja.
Menurut Kanok Chandraroj (71) adik laki-lakinya, saudara perempuannya itu tinggal sendirian di rumah pasca kematian sang suami yang juga guru di sekolah tersebut. Dirinya baru menemukan jasad pensiunan guru itu lantaran sempat tidak bertegur sapa setahun sebelumnya.
"Kita sempat tidak bertegur sapa karena ada permasalahan," katanya kepada The Thaiger setempat.
Kakaknya itu tidak memiliki keturunan dan memilih hidup sendiri di rumahnya di 72/176 Soi Samakkhi 50, Kecamatan Tha Sai, Distrik Mueang. Provinsi Nonthaburi Jadi.
"Tapi saya tidak khawatir karena kakak perempuan saya biasanya orang yang pendiam yang tidak berbicara dengan siapa pun" tutur Kanok.
Baca juga: Syahrul Yasin Limpo Minta Dibebaskan Dari Dakwaan Kasus Korupsi Di Kementan
Lantaran beberapa kali Kanok tidak bisa menghubungi saudara perempuannya itu, ia segera mendatangi rumahnya.
"Satu tahun dia akan datang mengunjungi saudara perempuannya sekali. untuk mengambil milik saudara perempuan saya telah meninggal dalam keadaan dengan hanya sisa-sisa kerangka," katanya.
Kanok langsung melaporkan kejadian tersebut ke Kantor Polisi Rattanathibet. Mendengar laporan masyarakat itu, polisi segera meluncur ke kediaman Panthip bersama tim dokter dari Institut Ilmu Forensik Yayasan Por Tek Tung, , Selasa (12/03/2024) pukul 17.30 waktu setempat.
"Saya menemukan sebuah rumah terpisah berlantai satu di tengah rumah. Mayat almarhum ditemukan, nama selanjutnya adalah Ibu Panthip Panthaptim, 76 tahun, mantan guru di sebuah sekolah terkenal," ujar polisi setempat.
Petugas langsung mengumpulkan barang-barang di sekitarnya dan membawa jasadnya untuk penyelidikan forensik lebih lanjut.
Sementara menurut Sittichai Morakot, tetangga korban, Panthip semasa hidupnya dikenal sebagai sosok yang baik.
"Guru adalah orang yang baik dan bersedia memeluk Pastor Aree dan anak-anak. Dia adalah seorang guru fisika di sekolah terkenal," katanya.
Sejak suaminya meninggal dirinya tidak berkencan dengan siapa pun. Panthip juga bepergian untuk bertemu keluarganya setahun sekali.
"Di masa lalu saat bersuami, dia pergi bekerja di provinsi lain. Saat ditinggal suaminya, dia merasa tertekan," paparnya.
Dugaan awal polisi, Panthip sakit tetapi tidak ada yang akan datang untuk membantu. Karena sendirian, wanita itu meninggal secara tragis. Petugas menyerahkan jenazah tersebut ke Institut Ilmu Forensik untuk menentukan lebih lanjut penyebab kematiannya secara rinci. (Sidik Purwoko)
Editor: Sidik Purwoko