Viral Kisah Calon Mempelai Bunuh Diri Usai Dimintai Mahar Rp 1,5 Miliar di Pariaman
Ukuran Huruf:
WARTABANJAR.COM - Geger kisah wanita memilih bunuh diri usai gagal menikah di Pariaman, Padang, Sumatera Barat.
Adalah Shintia Indah Permatasari yang jadi trending topik di media sosial, usai memilih mengakhiri hidup di sebuah penginapan di kawasan Jalan Veteran Dalam, Purus, Kecamatan Padang Barat, Senin, 13 November 2023.
Shintia Indah Permatasari tewas bunuh diri akibat diduga karena tidak mendapat restu menikah dengan kekasihnya.
Dugaan kuat keluarga dari Shintia Indah Permatasari tidak sanggup dengan uang Japuik yang diminta pihak lelaki Rp500 juta.
Japuik adalah uang mahar tradisi Pariaman, Padang yang biasa disebut uang jemput dari mempelai wanita kepada mempelai pria.
Ya, beda dengan adat di suku Banjar yang dikenal sebagai jujuran kepada mempelai wanita. Di Padang uang diberikan kepada mempelai pria.
Kini fakta baru pihak keluarga calon pengantin pria meminta Rp1.5 miliar, bukan Rp500 juta.
Fakta ininterkuak dari Instagram Story MUA yang menangani Shintia Indah Permatasari, akun TikTok @kaolinjewelry1 pada Jumat, 17 November 2023.
Dalam percakapan itu, diduga keluarga almarhum menyebut bahwa uang yang diminta pihak keluarga Hadi, calon Shintia adalah Rp1,5 miliar.
Karena tak sanggup, disepakati Rp 500 juta setelah keluarga Shintia negosiasi.
"Mengenai uang japuik 500jt? Awalnya bapaknya minta uang japuik 1,5 M kepada keluarga kami," tulis percakapan, dikutip Kilat.com dari akun TikTok @kaolinjewelry1, Jumat, 17 November 2023.
Disebutkan ayah calon pengantin pria kerap melontarkan kata-kata tak mengenakkan selama proses berlangsung.
"Selama tuka tando/tunangan, bapaknya berkali-kali menegaskan bahwa 'anak saya ini dibeli ya'. Berkali-kali menegaskan seperti itu," ujar keluarga almarhum.
Keluarga Shintia mengupayakan untuk memberikan uang panai dengan jumlah Rp 500 juta setelah bernegosiasi.
Namun, pihak keluarga Hadi yang berasal dari keluarga berkecukupan masih meminta vendor dan segala sesuatunya atas kriteria mereka.
"Setelah nego, akhirnya deal di 500 jt. TAPI biaya alek FULL DARI KELUARGA KAMI & semua vendor itu keluarga beliau yang menentukan."
"Pokoknya ada saja masalah yang nggak jadi masalah dipermasalahkan. DIsuruh ma urak Selo acara adat. Hpnya nggak pernah diangkat sampai detik almarhumah meninggal," tulis dalam pesan.(atoe)
Editor Restu