Poin maksimal Maroko adalah enam jika mampu mengalahkan Timnas Indonesia U-17. Sedangkan Timnas Indonesia U-17 poin maksimalnya lima.
Bima Sakti menyebut tidak harus memenangi laga kontra Maroko untuk bisa lolos ke 16 besar.
Hasil seri saja disebutnya sudah cukup. Sebab, dengan begitu Timnas Indonesia U-17 bakal mengemas tiga poin dan menghuni posisi ketiga.
“Yang pasti kami ingin menang, targetnya itu. Kalau situasi tidak bisa menang, minimal seri. Nanti soal hasil yang paling penting kami bisa lolos, bisa juara grup, runner-up, atau peringkat ketiga terbaik,” ujarnya.
Bek Timnas Indonesia U-17 Sulthan Zaky merasa tidak terbebani dengan pertandingan terakhir. Dia dan rekan-rekannya tetap ingin berjuang dan termotivasi meraih hasil terbaik.
“Suasana sekarang anak-anak happy dan tidak terlalu terbebani untuk pertandingan. Meski begitu, kami tetap serius. Kami bukan terbebani tapi sebagai motivasi buat kami, apalagi membawa nama negara dan masyarakat berharap kita bisa lolos dan itu kami jadikan motivasi,” ucapnya.
Bima Sakti diprediksi akan mengusung formasi 4-3-3 dalam pertandingan ini. Seperti ketika melawan Panama, dia akan menurunkan Riski Afrisal, Arkhan Kaka, Jehan Pahlevi sebagai trio di barisan depan.
Amar Brkic yang sempat absen melawan Ekuador dan bermain sebagai pengganti ketika bertemu Panama, diperkirakan akan menjadi starter kali ini.
Pemain kelahiran Jerman berdarah Bosnia itu akan menjadi salah satu trio bersama Ji Da Bin dan Figo Dennis di lini tengah.
Sulthan Zaky dan Iqbal Gwijangge bakal berduet mengawal jantung pertahanan didampingi Welber Jardim dan Habil Akbar. Posisi penjaga gawang masih dipercayakan kepada Ikram Al Ghiffari.
Pertandingan terakhir grup A Piala Dunia U-17 akan digelar secara bersamaan pada Kamis (16/11/2023) pukul 19.00 WIB di dua stadion. Laga Indonesia kontra Maroko akan berlangsung di Stadion Gelora Bung Tomo (GBT), Surabaya. Sedangkan Ekuador melawan Panama akan digelar di Stadion Manahan, Solo.
Prediksi susunan pemain:
Maroko U-17 (4-1-4-1): Taha Benrhozil (GK), Naoufel El Hannach, Abdelhamid Boudlal, Ismail Bakhti, Fouad Zahouani, Mohamed Amine Katiba, Ayman Ennair, Mehdi Akoumi, Ayoub Chaikhoun, Mohamed Hamony, Zakaria Ouazane.
Pelatih: Said Chiba
Indonesia U-17 (4-3-3): Ikram Al Ghiffari (GK), Welber Jardim, Iqbal Gwijangge, Sulthan Zaky, Habil Akbar, Ji Da Bin, Figo Dennis, Amar Brkic, Riski Afrisal, Arkhan Kaka, Jehan Pahlevi.
Pelatih: Bima Sakti
Editor: Erna Djedi







