WARTABANJAR.COM, BEKASI – Dua pria diduga pelaku teroris ditangkap Detasemen Khusus (Densus) 88 Antiteror Mabes Polri.
Keduanya ditangkap di Desa Setiadarma, Kecamatan Tambun Selatan, Kabupaten Bekasi, Jawa Barat.
Kedua pria ini, diduga terlibat jaringan Anshor Daulah.
Penangkapan dilakukan pada Jumat (27/10/2023). Keduanya ditangkap di dua lokasi berbeda, tetapi saling berdekatan.
Pertama di rumah kontrakan di RT 04 RW 02 Kampung Setiajaya, Dusun 1, Desa Setiadarma, Tambun Selatan. Sedangkan seorang terduga teroris lainnya, ditangkap di RT 04 RW 02 Kampung Darmajaya Dusun 3, Desa Setiadarma, Tambun Selatan. Kontrakan kedua terduga pelaku hanya berjarak sekitar 30 meter.
“Yang ditangkap satu orang di rumah kontrakan, waktu ditangkap ada anak sama istrinya, tapi yang dibawa hanya suaminya aja,” kata Ketua RW 02 Kampung Darmajaya, Abdul Basit Bastian, Minggu (29/10/2023).
“Jadi saya ketuk pintu kontrakan, setelah pintu dibuka, ada pertanyaan ‘kamu Muklas ya?’ Terus langsung ditangkap ditutup matanya, itu yang saya tahu, yang melakukan penangkapan pakai baju bebas,” ungkap dia.
Adapun barang bukti yang diamankan petugas dari penangkapan itu sebanyak 13 jenis, tetapi yang terbanyak berbentuk buku.
“Seperti buku tuntunan pelajaran dia atau bagaimana, saya kurang mengerti,” kata Abdul. (berbagai sumber)
Editor: Erna Djedi
Berita ini telah tayang di beritasatu.com dengan judul 2 Terduga Teroris di Bekasi Ditangkap Densus 88, Begini Cerita Ketua RW