WARTABANJAR.COM, BANJARMASIN- Sejumlah pihak seperti Menko Polhukam, TNI, Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB), dan berbagai pihak terkait lainnya seperti Gubernur, Pangdam, Kapolda, Danrem dan Kepala BPBD seluruh Indonesia berkumpul membahas kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) yang melanda beberapa wilayah Indonesia belakangan ini. Rapat Koordinasi (Rakor) ini bertema Peningkatan Upaya Penanggulangan Karhutla Pada Masa El Nino Tahun 2023 yang digelar di Gedung Auditorium Dr. Soedjarwo, Gedung Manggala Wanabakti, Jakarta, Senin (9/10/2023) pukul 08.30 WIB. Rakor ini untuk mengkoordinasikan upaya-upaya Penanggulangan Karhutla (Kebakaran Hutan dan Lahan) di seluruh Indonesia, terutama di wilayah Kalimantan Selatan (Kalsel) yang sering kali terkena dampak kebakaran hutan dan lahan pada masa kemarau / El Nino. Selain itu, tujuan dari Rakor ini yaitu untuk merumuskan strategi dan langkah-langkah konkret untuk menanggulangi Karhutla, yang secara rutin menjadi perhatian khusus karena potensi kerusakan lingkungan dan ancaman terhadap kesehatan masyarakat. Turut hadir dalam rapat ini adalah Kapolda Kalimantan Selatan, Irjen Pol Andi Rian Djajadi, S.I.K., M.H. Mengutip laman Polda Kalsel, TribrataNews Polda Kalsel, Senin (9/10/2023), kehadiran Kapolda Kalsel, Irjen Pol Andi Rian dalam acara ini sebagai perwakilan dari pihak kepolisian yang sangat aktif dalam upaya menangani Karhutla. Dalam kesempatannya, Kapolda Kalsel menekankan pentingnya kerjasama antar lembaga dan instansi terkait, serta pentingnya kesadaran masyarakat dalam menjaga kelestarian hutan dan lingkungan. Beliau juga menyampaikan komitmen Polri dalam memberikan dukungan penuh sebagai upaya pengendalian dan pencegahan Karhutla di wilayah Kalimantan Selatan maupun secara nasional. Kapolda Kalsel juga menyampaikan tekad kepolisian untuk mengambil langkah tegas terhadap pelaku Karhutla yang merugikan lingkungan dan masyarakat. Kapolda Kalsel dan semua peserta rakor berkomitmen untuk bekerjasama dalam melindungi lingkungan dan kepentingan masyarakat di wilayah tersebut. Melalui kerjasama yang baik, upaya pengendalian dan pencegahan Karhutla dapat lebih efektif dan berdampak positif dalam menjaga kelestarian lingkungan dan kesejahteraan masyarakat. Selain itu, melalui Rakor ini diharapkan menghasilkan solusi efektif dalam pengendalian dan pencegahan Karhutla di wilayah Kalimantan Selatan serta meminimalkan dampak buruk yang mungkin timbul. Acara ini mencerminkan perhatian serius Pemerintah, Polri dan TNI terhadap isu lingkungan, terutama dalam upaya menjaga keberlanjutan alam dan melindungi masyarakat dari risiko Karhutla. (berbagai sumber) Editor: Yayu