WARTABANJAR.COM, JAKARTA – Kasus penganiayaan hingga menewaskan seorang perempuan muda di Surabaya, Jawa Timur, yang dilakukan anak anggota DPR RI dari Partai Kebangkitan Bangsa berbuntut ke karier sang ayah.
DPP Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) secara resmi menonaktifkan anggota DPR Fraksi PKB, Edward Tannur, dari keanggotaannya di Komisi IV DPR. Keputusan ini diambil setelah anaknya, Gregorius Ronald Tannur (GRT), melakukan penganiayaan hingga tewas kekasihnya, Dini Sera Afrianti (DSA).
Hasanuddin Wahid, Sekretaris Jenderal DPP PKB, menyatakan bahwa langkah ini diambil untuk memungkinkan Edward untuk fokus menangani kasus penganiayaan yang menyebabkan kematian oleh anaknya terhadap kekasihnya.







