WARTABANJAR.COM, PENAJAM PASER UTARA- Menyukseskan kunjungan Presiden Joko Widodo atau Jokowi ke Ibu Kota Negara (IKN) Nusantara, Kabupaten Penajam Paser Utara, Provinsi Kalimantan Timur belum lama ini, PT. PLN (Persero) menyiapkan pasokan listrik andal. Disebut andal karena pola pengamanan pasokan listrik yang disiapkan sistematis agar listriknya tanpa kedip di titik-titik utama kunjungan. Selain itu, pihaknya mengerahkan ratusan personel dengan kelengkapan pendukungnya dalam setiap kunjungan ke proyek strategis tersebut. "Sejumlah 312 personil yang terdiri dari petugas PLN dan pelayanan teknik juga telah kami siagakan beserta kelengkapan genset dan UPS sebagai cadangan kelistrikan," ungkapnya. PLN telah merancang sistem kelistrikan IKN berbasis teknologi modern paling mutakhir mengedepankan prinsip Environmental, Social and Governance (ESG) sehingga dalam penyediaan pasokan listriknya akan berbasis pada energi baru terbarukan (EBT) yang ramah lingkungan. "Dalam pembangunan sistem kelistrikan IKN, PLN mengusung konsep green, beautiful and smart. Implementasi konsep ini juga telah dikomunikasikan dengan baik oleh PLN kepada pemangku kebijakan terkait," tambahnya. Lebih lanjut ia memaparkan, saat ini kondisi pasokan listrik di sistem interkoneksi Kalimantan aman untuk menopang kebutuhan listrik di IKN. Saat ini listrik di IKN memiliki kemampuan daya sekitar 200 Megawatt (MW), dilengkapi lima Gardu Induk (GI) tersebar untuk mengamankan kelistrikan dengan total _support_ daya sekitar 155,2 MW. Untuk meningkatkan keandalan pasokan listrik di 15 lokasi kunjungan, PLN menyediakan 11 unit UPS dengan total kapasitas mencapai 1.120 KVA. Selain itu, disiapkan juga genset 8 unit dengan kapasitas 100-250 kilo Volt Ampere (kVA). "Untuk lokasi groundbreaking di Hotel Nusantara dan proyek infrastruktur IKN, kami siagakan petugas khusus dan menyediakan genset serta UPS di masing-masing lokasi acara. Ini untuk memastikan kelistrikan terjaga selama prosesinya," ujarnya lagi. Ada beberapa tantangan yang harus dihadapi tim lapangan selama penyediaan listrik ini, seperti medan jalan yang sulit ketika penempatan genset dan UPS di lokasi proyek IKN. Kendati demikian, kerja sama dan koordinasi yang baik dengan berbagai pihak membuat cadangan kelistrikan dapat tersedia tepat waktu. "Kami juga menyiapkan SOP dan penanganan ekstra melalui petugas tambahan untuk siaga di genset serta UPS. Pola pengamanan pasokan listriknya sudah kami siapkan secara sistematis," katanya. Tidak hanya saat kunjungan Presiden Jokowi, PLN juga telah berkomitmen untuk memberikan dukungan penuh dalam masa prakonstruksi IKN Nusantara di Kalimantan Timur, termasuk menyiapkan sistem kelistrikan berbasis pada pasokan listrik ramah lingkungan dengan didukung teknologi pintar untuk Istana Kepresidenan di IKN. Di lain kesempatan, General Manager PLN Unit Induk Penyaluran dan Pusat Pengatur Beban Kalimantan, Abdul Salam Nganro mengatakan PLN berkomitmen menyiapkan listrik yang andal demi kelancaran pembangunan IKN. "Untuk penyediaan listrik pada kegiatan pra konstruksi di IKN Nusantara, PLN menyiapkan dua gardu induk mobile di daerah Gersik yang akan terhubung melalui jalur Saluran Udara Tegangan Tinggi (SUTT)," imbuh pria yang akrab disapa Salam ini. (rls) Editor: Yayu