WARTABANJAR.COM, MARTAPURA - Dua buah rumah di Jalan Martapura Lama Km 6,800, Komplek Asman Pesona, Kelurahan Sungai Lulut, Kecamatan Sungai Tabuk Kabupaten Banjar sekira pukul 00.30 Wita, Kamis (14/9).

Dari pantauan di lapangan, terlihat ada tiga buah rumah yang terdampak dalam kejadian tersebut, dua buah rumah rusak berat, dan sebuah rumah rusak ringan.

Informasi yang dihimpun, saat kejadian tersebut sempat ada empat orang yang terjebak dalam reruntuham rumah tersebut.

Menurut penuturan seorang korban, Muhammad Asriadi (22) menuturkan, saat itu dirinya sedang ingin tidur dirumahnya.

Kemudian, dirinya mendengar suara gemuruh yang cukup keras dari arah luar rumahnya, diikuti dengan suara keramik yang pecah di dalam rumahnya.

“Pas saya bangun kondisi rumah dalam kondisi sudah mulai miring,” tutur Asriadi.

“Saya dan keluarga pun panik, dan saat ingin keluar kamar, ternyata pintu sudah tidak dapat dibuka lagi, karena keramik yang pecah dan sebagiannya terangkat dan menghalangi pintu,” lanjutnya.

Melihat hal tersebut, dirinya pun langsung mencari jalan keluar lain, untuk menyelamatkan istri dan dua orang anaknya yang masih kecil.

“Alhamdulillah, saya, istri saya dan dua anak saya yang masih berusia tujuh bulan dan empat tahun, dibantu oleh warga berhasil ke luar melalui jendela itu,” papar Asriadi.

Setelah berhasil keluar dari dalam rumahnya, kata Asriadi, dirinya pun terkejut melihat kondisi rumah yang ada disebelahnya dalam kondisi ambruk total, dan rumahnya juga turut terseret dengan rumah tersebut.

“Padahal sebelumnya, saya tidak pernah mendengar suara tanda-tanda rumah tersebut akan runtuh,” ucap Asriadi.

Dirinya juga masih belum mengetahui secara pasti bagaiman kronologis pastinya kejadian tersebut, dan bangunan mana yanh pertama kali ambruk.

Asriadi mengungkapkan, kalau dirinya terbilang masih baru menempati rumah tersebut, sementara untuk rumah yang ada disamping sudah lebih dulu tinggal di rumah tersebut.