Yamaha Komitmen Wujudkan Pencapaian Carbon Neutral

    Penanaman pohon mangrove tersebut setidaknya dapat memberikan dampak signifikan terhadap lingkungan karena mampu menyerap sekitar 1,300 ton CO2 per tahunnya. Selain aktivitas penanaman pohon mangrove, upaya Yamaha dalam mendukung pengendalian perubahan iklim global juga turut dilakukan dengan menanam ragam varietas bambu.

    Kegiatan itu telah dimulai di Sumedang, Jawa Barat dengan total 1,600 bambu dan akan terus bertambah, sehingga kedepan akan menjadi salah satu kawasan wisata hutan bambu yang produktif.

    Pada sisi pemanfaatan energi ramah lingkungan, Yamaha sudah melakukan pengalihan dari industri berbasis energi fossil ke industri berbasis renewable energy atau fossil free secara bertahap. Implementasi cakupannya dimulai dari 15 persen di tahun 2022 dan sedang disusun bekerja sama dengan PLN menuju 2026 ditargetkan total kapasitas renewable energy bisa mencapai mencapai 6750 kWp. Itu artinya, pabrik Yamaha nantinya akan mampu mereduksi emisi pabrik minimal sebesar 9,600 ton CO2/tahun.

    Seluruh pencapaian Yamaha ini tidak terlepas dari peran aktif para stakeholders termasuk pemerintah, baik di tingkat pusat maupun daerah, yang senantiasa memberikan dukungan terhadap percepatan kebijakan carbon neutral. Sehingga, pelaku usaha bisa bergerak semakin cepat dalam merealisasikan program-program untuk menciptakan lingkungan hidup yang berkelanjutan (environmental sustainability).

    Yamaha akan terus berkomitmen menangani keanekaragaman hayati secara sistematis dengan menumbuhkan pola pikir ramah lingkungan dan mengambil inisiatif yang lebih besar dari waktu ke waktu. Yamaha juga akan berusaha mempromosikan kegiatan konservasi secara proaktif untuk melindungi dan memelihara lingkungan alam sekitar selaras dengan aktivitas Environmental Social Governance (ESG).

    Baca Juga :   Pelajar SMA di Palangka Raya Bawa Mandau Datangi Rumah Teman Wanita

    Baca Lebih Lengkapnya Instal dari Playstore WartaBanjar.com

    BERITA LAINNYA

    TERBARU HARI INI