WARTABANJAR.COM - Penyanyi yang top di era 80-an asal Irlandia, Sinead O'Connor meninggal dunia di usia 56 tahun, Rabu (26/7/2023) waktu setempat.

Sinead neninggal dunia sebagai seorang muslimah, setalh ia menyatakan diri memeluk Islam menjadi mualaf pada 2018 lalu.

"Dengan sangat sedih kami mengumumkan meninggalnya Sinead yang kami cintai. Keluarga dan teman-temannya sangat terpukul dan meminta privasi pada saat yang sangat sulit ini," pernyataan resmi keluarga yang disampaikan stasiun televisi Irlandia RTE.⁣

Sinead O'Connor yang lahir di Dublin, Irlandia pada 8 Desember 1956 meninggalkan tiga anak dan seorang cucu.

Baca juga:

HOREEE! Bupati Tanah Bumbu Akan Naikkan Insentif RT Menjadi Rp1,5 Juta

Nama Sinead O'Connor melambung setelah melantunkan lagu "Nothing Compares 2 U" yang ditulis oleh Prince dan dirilis pada 1990.

Selama hidupnya, Sinead telah merilis 10 album dan terakhir dirilis pada 2014 berjudul I'm Not Bossy, I'm the Boss.⁣

Para pemimpin nasional Irlandia mengucapkan belasungkawa atas kematian perempuan bernama lahir Sinead Marie Bernadette O'Connor tersebut.

Perdana Menteri Irlandia Leo Varadkar mengatakan, "Sinead O'Connor dicintai dunia dan talentanya tak tertandingi".

Presiden Irlandia Michael D Higgins memuji O'Connor sebagai penyanyi yang "otentik" serta memiliki "suara indah dan unik".

"Irlandia kehilangan salah satu komposer, pencipta lagu, dan penampil terbaiknya dalam usia yang relatif muda," kata Higgins.

Baca juga:

Gara-gara PHP, Pemuda di Palangka Raya Ketakutan Diancam Diguna-guna Cewek Kenalannya di Medsos

"Penyanyi yang memiliki talenta unik dan hubungan luar biasa dengan penggemar yang sangat dia cintai," lanjut Higgins.

Sinead O'Connor mengejutkan penggemarnya pada 2021 ketika dia mengumumkan pensiun dari dunia musik.

Dia beralasan "sudah semakin tua" dan "lelah".

Beberapa hari kemudian dia meralat ucapannya. Sinead O'Connor dilahirkan pada 8 Desember 1966.

Dia merupakan anak ketiga dari lima bersaudara dari pasangan John dan Marie.

Masa kecilnya penuh masalah dan orangtuanya bercerai. Dia mengatakan kepada People pada 2012 bahwa dia mengalami kekerasan fisik dan psikologis dari ibunya.