WARTABANJAR.COM, BANJARMASIN - Viral curhatan Mahasiswa Universitas Lambung Mangkurat (ULM) Banjarmasin mendapat pelecehan dari juru parkir.

Peristiwa terjadi di Taman Kamboja, Jalan HA Adenansi Banjarmasin. Kisah diunggah akun curhatanbanua dari curhatanulm.

Dalam unggahan yang dibagikan, sepasang kekasih berniat pulang dari area Taman Kamboja. Keduanya menuju area parkir.

Di area parkir seorang juru parkir mencoba membantu mengeluarkan sepeda motor milik kekasih korban.

Baca Juga

Waria Bawa Mobil Pelanggan Usai Wik Wik di Hotel

Usai berada di jalan pulang, korban menangis dan mengaku mendapat pelecehan dari juru parkir yang mengeluarkan motor korban.

Disebutkan juru parkir menjulurkan lidah dan meraba dada korban. Namun korban terkejut dan tak bisa berbuat apa-apa.

Kejadian ini juga ditanggapi UPTD Parkir Dishub Banjarmasin. Melalui unggahan insta story amnesia.co.id.

Kepala Unit Pelaksana Teknis (UPT) Parkir di Dinas Perhubungan (Dishub) Banjarmasin, Umar mengaku sudah mengetahui informasi itu pada Minggu (4/6) malam.

Pihaknya sudah menindaklanjuti informasi itu ke pengelola parkir, mengonfirmasi apakah benar peristiwa itu.

“Pihak pengelola juga sudah merespons dan akan menindaklanjuti informasi itu di lapangan,” ujarnya, Senin (5/6).

Di sisi lain, apabila terbukti, pihaknya siap menindaklanjuti. Menurutnya, tentu akan ada konsekuensi.

“Bisa berupa teguran atau pemberhentian oknum jukir yang bersangkutan,” tegasnya.

Ditekankan Umar, jukir mesti memiliki etika dalam pelayanan. Jukir mesti melayani pengguna jasa parkir dengan baik.

“Bukan malah melakukan hal yang tidak perlu,” tekannya.

Bahkan pihak pengelola, lanjut Umar, juga siap dikenakan sanksi. Dengan catatan, apabila peristiwa itu terbukti.

“Jukir punya hak dan kewajiban dan sudah tertuang dalam perjanjian kerja sama atau MoU,” jelasnya.

“Mereka wajib melayani jasa parkir dengan baik dan ramah. Sopan dan tidak melakukan hal-hal yang di luar kewajaran," tegasnya.(aqu/berbagai sumber)

Editor Restu