Alasan Ahli Waris Pindahkan Makam Mualim Syukur dari Masjid Jami Teluk Tiram
WARTABANJAR.COM, BANJARMASIN - Pemindahan makam atau kubah Mualim Syukur dari kompleks Masjid Jami Teluk Tiram Banjarmasin masih menjadi perbincangan masyarakat.
Dari video yang beredar dan diterima wartabanjar.com, terungkap alasan ahli waris memindahkan tokoh ulama di Teluk Tiram yang memiliki nama lengkap KH Abdus Syukur itu setelah mendapat mimpi.
Bahkan, ahli waris, yakni salah seorang putra Mualim Syukur, dirinya tidak sekedar bermimpi tapi merasa ditemui secara zahir oleh ayahnya.
Hal itu disampaikan saat bertemu seorang ulama untuk mengkonsultasikan terkait rencana pemindahan makan tersebut.
"Kai Mualim sendiri mendapati (menemui) anak-anak sidin," ujar seorang pria bergamis hitam mengenakan peci haji, sambil menunjuk ke aras seorang pria paruh baya yang merupakan salah satu anak laki-laki Mualim Syukur.
Baca juga: Geger, Makam Mualim Syukur Dipindah dari Kubah di Masjid Jami Teluk Tiram Oleh Ahli Waris
Lalu ulama yang mendengar cerita ini bertanya, apakah pertemuan itu di dalam mimpi.
Pria bergamis hitam ini pun langsung menjawab, "Kada (tidak), secara nyata, berhadapan."
Lalu ditimpali pria paruh baya yang merupakan anak Mualim Syukur, "Pikiran ulun tu nah…"
Pria bergamis hitam pun kemudian kembali menjelaskan bahwa pertemuan itu secara zahir.
"Untuk masa depan jar Guru ai…," sahut putra Mualim Syukur.
Dia melanjutkan, "Di situ Guru ai sempit, maka betiga pulang."
"Kalau ini kan di tanah sidin sorang," sambungnya.
Pria bergamis hitam menambahkan, "(Makam) Anak cucu sidin kan tekumpulan (di lokasi yang baru)." (dyn)
Editor: Erna Djedi