aat ini, polisi menemukan fakta baru pada kasus tewasnya waria di Desa Antasari.
Baca juga: Geger Temuan Mayat di Desa Antasari Walang Tapin, Diduga Waria yang Hilang
“Kemarin pada Rabu (22/3) jenazah diotopsi ke RS Bhayangkara. Dan hasilnya, mekanisme trauma tumpul kepala menyebabkan perdarahan luas di dalam kepala sehingga menyebabkan hipoksia/kekurangan O²,” jelas Kasi Humas AKP Agung Setiawan, Kamis (23/3/2023).
Selain luka di kepala, polisi juga menemukan luka di bagian dada pada jenazah korban.
“Ada trauma dada luas, namun yang mematikan trauma kepala,” ungkapnya. (Qyu/berbagai sumber)
Baca Juga : Pemerintah Majukan Jadwal Cuti Bersama Lebaran, Lalu Bagaimana Pencairan THR?
Editor : Erna Djedi

