WARTABANJAR.COM, JAKARTA- Harga beras dan gabah sedang meroket menjelang panen raya 2023 yang dijadwalkan berlangsung Maret ini.

Badan Pangan Nasional (Bapanas) mengatakan tengah menggodok Harga Pembelian Pemerintah (HPP) gabah dan beras baru menjelang panen raya.

HPP gabah kering panen (GKP) saat ini Rp4.200 per kg, dinilai sudah tak relevan lagi.

Pengkajian ini dilakukan bersama para pemangku kepentingan perberasan nasional untuk menentukan besaran HPP yang akan menjadi patokan harga dalam menyerap gabah petani.

Para regulator, pengusaha hingga petani memberi masukan soal harga baru gabah dan beras.

"Kami analisis setiap opsi, terutama terkait dampaknya apabila opsi A, B, dan seterusnya diterapkan, bagaimana dampaknya terhadap inflasi, kesejahteraan petani, serta daya beli masyarakat," kata Kepala Bapanas, Arief Prasetyo Adi, Jumat (3/3/2023) kemarin.

Menurutnya, setiap perwakilan menyampaikan usulan besaran HPP GKP berdasarkan hasil perhitungan Struktur Ongkos Usaha Tani (SOUT).

Kementerian Pertanian (Kementan) mengusulkan HPP berada di kisaran Rp4.800-Rp5.100 per kg dan BRIN mengusulkan harga GKP berkisar Rp4.850-Rp5.000 per kg.