WARTABANJAR.COM, BANJARMASIN - Seorang warga Kompleks Banjar Indah Permai, Jalan Meranti RT 12, Kelurahan Pemurus Dalam, Kecamatan Banjarmasin Selatan, Kota Banjarmasin, ditemukan dengan kondisi sekarat, Rabu (1/3/2023).

Informasi diterima wartabanjar.com, saat ditemukan kondisi korban sudah membiru. Diduga korban berjenis kelamin pria ini mencoba mencelakai diri sendiri.

Dari informasi yang dihimpun, pria tersebut dikenal oleh warga sekitar dengan nama DN (45).

Saat pihak wartabanjar.com berupaya mengkonfirmasi ke pihak pemilik rumah yang menjadi ke lokasi kejadian, hanya menemui seorang wanita yang merupakan pegawai di rumah tersebut.

Baca Juga

BREAKING NEWS Warga Banjar Indah Permai Ditemukan Sekarat, Tubuh Membiru

Namun, untuk wanita tersebut tidak berani membukakan pagar dan tidak mau berkomentar terkait kejadian tersebut.

"Saya tidak tahu apa-apa, saya juga tidak berani berbicara, takut salah nanti," ujar wanita tersebut.

"Tidak ada terjadi apa-apa kok, cuma orang sakit saja tadi," lanjutnya.

Sementara itu, seorang warga setempat yang tidak ingin menyebutkan namanya mengatakan, dirinya juga tidak mengetahui secara pasti bagaimana insiden tersebut.

"Saya juga tahunya ketika sudah banyak BPK datang tadi itu. Katanya ada yang coba gantung diri," kata pria tersebut.

Lebih lanjut, Ia juga mengaku tidak terlalu mengenal dengan pria tersebut.

"Cuma sekedar kenal begitu saja," ucapnya.

Disamping itu, Bhabinkamtibmas Pemurus Dalam, Bripka Rahmadi mengatakan, dirinya juga mendapat laporan terkait kejadian tersebut.

Namun belum diketahui secara pasti bagaimana kejadiannya, lantaran pria tersebut sudah dievakuasi ke RS Ciputra, dan masih belum ada yang dimintai keterangan.

"Saat ini masih ditindak lanjuti, sementara yang bersangkutan sudah dibawa ke RS Ciputra, untuk mendapatkan pertolongan," ucap Bripka Rahmadi.

Diketahui sebelumnya, seorang pria di kawasan tersebut, diduga mencoba mencelakai diri sendiri.

Namun berhasil digagalkan oleh warga, dan selanjutnya pria tersebut dilarikan ke RS Ciputra untuk mendapatkan pertolongan lantaran kondisinya terbilang kritis. (Qyu)

Editor Restu