Kisah Mistis Evakuasi Kapolda Jambi di Kabupaten Kerinci, Diwarnai Kesurupan

“Jadi kami memohon kepada Tuhan Yang Maha Kuasa melalui Depati Muaro Langkap supaya evakuasi lancar. Serta lancar juga tim yang menjalankan tugasnya pulang dengan selamat,” katanya.

Depati Muaro Langkap Tamiai, Hazrun mengatakan, Desa Tamiai sangat kental dengan adat. Adat bersendi syara’, syara’ bersendi kitabullah.

“Kami terimo dengan senang hati siheh nan sakapo. Tentu dengan maksud dan tujuan semoga evakuasi lancar dan berhasil dilakukan evakuasi,” kata Depati Muaro Langkap.

Ritual diwarnai teriakan histeris dari salah seorang warga yang hadir hingga mengagetkan seisi ruangan gedung.

Diketahui warga setempat kesurupan saat ritual penyerahan Sirih Sekapur dilakukan. Perempuan yang kesurupan itu menyebutkan adanya yang dilanggar dalam wilayah Adat Depati Muaro Langkap. Wilayah yang dimaksud yakni di hutan wilayah Adat itu.

“Sudah salah, salah, salah ada yang salah,” teriak warga yang kesurupan tersebut sambil menunjukan jarinya.

Saat kesurupan tersebut, Ia juga mengatakan agar dikakukan penyembelihan kambing.(aqu/berbagai sumber)

Editor Restu