WARTABANJAR.COM - CEO YouTube Susan Wojcicki mengundurkan diri dari jabatannya. Wojcicki akan diganti oleh Chief Product Officer YouTube Neal Mohan.

Wojcicki yang kini berusia 54 tahun menjabat CEO YouTube sejak 2014. Meski mundur, ia akan tetap berperan di YouTube melatih anggota hingga bertemu dengan para content creator.

"Hari ini, setelah hampir 25 tahun di sini, saya telah memutuskan untuk mundur sebagai pimpinan YouTube dan memulai babak baru yang berfokus pada keluarga, kesehatan, dan pribadi yang saya sukai," katanya, Jumat (17/2/2023).

BACA JUGA :Keren! Video Musik No Comment Bunda Corla dan Tuty Wibowo Trending di YouTube

Dalam sebuah memo yang dikirim ke seluruh karyawan, Wojcicki memaparkan alasan ia mengundurkan diri.

Selama masa jabatannya, Wojcicki menunjukkan performa dan kinerja yang menjanjikan bagi perusahaan.

Dirangkum dari Vox, Jumat (17/2/2023), YouTube memiliki kontribusi yang penting bagi bisnis Google dan Alphabet (perusahaan induk yang menaungi Google, Youtube, dkk), setelah dibeli Google pada 2006.

Pada 2022 lalu, YouTube mampu menghasilkan keuntungan penjualan iklan sebesar 29,2 miliar dollar AS (sekitar Rp 442,2 triliun). Angka tersebut berkontribusi lebir dari 10 persen total keseluruhan pendapatan Alphabet.

Seperti yang disebut di atas, Wojcicki sudah mengabdi di perusahaan selama 25 tahun. Sebelum menjadi CEO YouTube, ia memulai karirnya di Google untuk divisi marketing.

Ia juga membantu Google mengembangkan bisnis periklanan digital. Hingga akhirnya di satu titik, layanan video harus berkompetisi dengan platform YouTube.

Melihat potensi platform tersebut, Wojcicki berargumen bahwa Google harus segera membeli website tersebut. Keputusan itulah yang membuka jalan karir baru bagi Wojcicki untuk menjadi CEO YouTube.

Kepergian Wojcicki sebagai CEO YouTube memberi makna simbolis yang mendalam bagi Google dan dunia teknologi secara umum. Sebab, selama bertahun-tahun, ia menjadi salah satu dari sedikit perempuan yang bekerja di perusahaan raksasa teknologi.

Tidak hanya itu, Wojcicki juga dianggap sebagai bagian dari berdirinya Google. Sedikit kilas balik, pada 1998 silam, Wojcicki sempat menyewakan garasinya di Sillicon Valley kepada dua co-founder Google, Larry Page dan Sergey Brin.

Walau ia sudah menyaksikan bagaimana proses penemuan dari Google saat itu, Wojcicki tidak langsung bergabung untuk bekerja di perusahaan. Setahun setelahnya, ia baru memutuskan untuk bergabung sebagai karyawan ke-16 di perusahaan.

BACA JUGA :MV ‘Lo Siento’ Super Junior ft. Leslie Grace Ditonton Lebih dari 100 Juta Kali di YouTube 4 Tahun Setelah Dirilis

“25 tahun lalu saya memutuskan untuk bergabung (dalam proyek) yang dikerjakan dua mahasiswa lulusan Universitas Stanford yang sedang mengembangkan mesin pencari baru. Namanya Larry dan Sergey,” tulis Wojcicki dalam surat pembukanya.

“Saya melihat potensi dari apa yang mereka kembangkan, tentunya sesuatu yang sangat menggembirakan, dan saat itu perusahaan hanya memiliki sedikit karyawan, tidak ada penghasilan, (tetapi) saya memutuskan untuk bergabung ke dalam tim,” lanjut Wojcicki.

Menanggapi keputusan resign dari Wojcicki, Page dan Brin pun mengungkapkan pendapatnya dalam sebuah surat pernyataan. Keduanya kompak memuji dan bersyukur atas kehadiran Wojcicki di perusahaan.

“Susan memiliki posisi yang unik dalam sejarah Google dan telah memberikan kontribusi yang sangat hebat terhadap produk yang telah digunakan banyak orang. Kami sangat bersyukur untuk apa yang sudah ia kerjakan selama 25 tahun,” ujar Page dan Brin.

Senada dengan kedua co-founder Google, CEO Alphabet Sundar Pichai juga mengapresiasi jerih payah dan kontribusi yang sudah diberikan Wojcicki selama ini.

“Susan telah membuat tim yang luar biasa dan memiliki Mohan sebagai penerusnya, yang telah siap untuk mulai bekerja dan memimpin YouTube menghadapi kesuksesan berikutnya di masa mendatang,” jelas Pichai.

Tetap Bekerja untuk Google