Ribuan Pasukan Semut Bersihkan Stadion Delta Sidoarjo dari Sampah Usai Harlah Satu Abad NU

Mereka juga berjalan kaki dari titik parkir yang jaraknya 2,5 hingga 3 kilometer menuju stadion.

Terkait pendistribusian logistik, Gus Aslam mengemukakan, disebar dari 12 tenda yang didirikan YPM menuju RS Delta Surya. Lokasinya berada di sepanjang Jalan Ponti hingga SMP Negeri 2 Sidoarjo, termasuk di daerah selatan Gelora Delta.

“Logistik tersebut partisipasi dari guru wali kelas, siswa, dan mahasiswa Umaha,” tandasnya.

Sedangkan tim Unusa diterjunkan di akhir acara untuk membersihkan sampah yang ditinggalkan oleh masyarakat selama menghadiri puncak peringatan 1 abad NU.

Tim dibekali dengan kantong plastik tiga warna, yakni merah untuk sampah basah, kuning untuk sampah kering, dan hitam untuk sampah plastik.

Pemilahan ini dilakukan agar mereka bisa memanfaatkan dan menggunakan sampah untuk proses daur ulang sudah terpilah dengan baik.

Di sudut yang lain, tampak pula sejumlah pemulung yang memanfaatkan momentum ini untuk memungut sampah sebagai sarana mengais rejeki. Seperti Romdon dan anaknya memungut sisa-sisa sampah di area stadion.

“Saya biasa memungut sampah. Hari ini ramai orang jadi sampah (botol) yang terkumpul juga banyak,” kata dia.

Area Gelora Delta yang cukup luas disusuri demi mengumpulkan sisa-sisa sampah, terutama sampah botol air minum. Pemulung bergerak dari barat ke timur mengumpulkan semua sampah yang tercecer.

“Kita berdua keliling, saya memungut koran dan plastik anak saya memungut botol bekas,” ungkapnya.

Salah satu panitia, Ramdhan, mengatakan tugas relawan kebersihan ini memastikan setiap sudut acara bersih dari sampah-sampah yang berserakan.

“Mereka tugasnya itu membersihkan sampah-sampah yang ditinggalkan oleh masyarakat selama menghadiri puncak peringatan 1 Abad NU,” katanya.

Seperti diketahui, rangkaian acara puncak resepsi 1 abad NU yang akan berlangsung selama 24 jam nonstop ini dihadiri jutaan orang, tentu akan meninggalkan banyak sampah.

Karena itu, panitia ingin memastikan para relawan kebersihan ini melakukan tugasnya, bersih-bersih sampah dengan maksimal sampai acara selesai.

Sebagaimana jadwal yang dikeluarkan panitia, bahwa kegiatan masih akan dilanjutkan dengan karnaval.

Malamnya juga ada penampilan sejumlah artis ibu kota demi memeriahkan puncak resepsi 1 abad NU ini. Dan kiprah pasukan pembersih sampah tersebut tentu saja sangat bermakna, bahkan dapat dikatakan sebagai jihad. (edj)

Editor: Erna Djedi