WARTABANJAR.COM, JAKARTA – Aktitivis Lieus Sungkharisma, yang pernah ikut aktif dalam Aksi 212, meninggal dunia pada Selasa malam (24/1/2023).
Ucapan bela sungkawa pun mengalir yang di antaranya disampaikan Waketum Partai Gerindra, Fadli Zon.
“Selamat jalan Bro Lieus Sungkharisma, aktivis yang berani bicara dan bersikap. Sungguh sedih dan merasa kehilangan. Saya mengenalnya sejak 1992 ketika almarhum menjadi ketua Umum Gemabudhi. RIP Bro Lieus,” tulis Fadli Zon dalam akun twitternya, dikutip Rabu (25/1/2023).
Kabar duka ini dibenarkan oleh Ketua GP Mania, Immanuel Ebenezer, atau Noel.
Dia mengaku mendapatkan kabar tersebut dari keluarga dan staf Lieus Sungkharisma.
Baca juga: Identitas Pemotor Tewas Kecelakaan di Jalan Kuripan Dekat Pasar Sekumpul Martapura
“Betul beliau meninggal dunia,” kata Noel saat dikonfirmasi, Rabu (25/1/2023).
Kabar kepergian Lieus juga disampaikan asisten pribadinya, Icko Rahmawati.
“(Sakit) jantung, di RS Pondok Indah Bintaro mau dibawa ke Rumah Duka Heaven,” ujarnya.
Pemilik nama asli Li Xue Xiung yang lahir di Cianjur, Jawa Barat, 11 Oktober 1959, ini disebutkan menghembuskan nafas terakhir sekitar pukul 21.00 WIB di RS Pondok Indah, Bintaro Jaya.
Jenazah Lieus akan disemayamkan di Rumah Duka Heaven, Pluit, Jakarta Utara, untuk kemudian dikremasi.
Lieus merupakan adalah aktivis sosial Indonesia yang berketurunan Tionghoa.
Ia sempat menjabat sebagai Ketua Umum Partai Reformasi Tionghoa Indonesia (PARTI), Wakil Bendahara Depinas SOKSI (Dewan Pimpinan Nasional Sentral Organisasi Karyawan Swadiri Indonesia) periode 1986-1991.