Hasil survei menyebutkan bahwa 43,7 persen akan memilih Messi untuk duduk di Casa Rosada, sedangkan 37,8 persen menolak memilihnya.
Sementara itu, sebanyak 17,5 persen koresponden menjawab tengah dalam pertimbangan memilih pemain PSG tersebut.
Lalu, sebanyak 0,9 persen masih ragu-ragu alias tidak memberikan jawaban.
Dalam jajak pendapat yang lebih lanjut, Messi bahkan mengungguli para tokoh politik yang dijagokan menjadi orang nomor satu di Argentina.
Eks kapten Barcelona itu mendapat 36,7 persen suara, disusul Javier Milei 12,0 persen, Cristina Kirchner 11,3 persen, Patricia Bulrich 8,8 persen, Mauricio Macri 6,9 persen.
Selanjutnya Horacio R. Larreta dengan 2,9 persen, Facundo Manes 1,8 persen, Sergio Massa 1,4 persen, lalu presiden saat ini Alberto Fernandez dengan 1,3 persen dan Nicolas del Cano dengan 0,8 persen.
Patut diketahui bahwa Argentina saat ini masih dipimpin oleh Alberto Fernandez yang terpilih pada Desember 2019.
Masa jabatan Fernandez sendiri bakal berakhir pada Desember 2023 atau satu tahun dari sekarang.
Oleh karena itu, pemilu atau pemilihan langsung presiden di Argentina bakal segera bergulir dengan beberapa calon yang sudah muncul ke permukaan.
Terlepas dari hasil survei tersebut, Messi diketahui belum ingin gantung sepatu dari tim nasionalnya.
Padahal Piala Dunia 2022 diisyaratkan bakal menjadi Piala Dunia terakhir Messi, namun megabintang berusia 35 tahun tersebut masih ingin meraih trofi-trofi lainnya bersama Tim Tango.
Diya bahkan sudah menahbiskan diri sebagai salah satu legenda bagi timnasnya berkat 172 penampilan dan 98 gol selama membela Argentina. (berbagai sumber)
Editor: Yayu
Baca Juga: Bacaan Akhir Tahun dan Awal Tahun 2023, Buya Yahya: Tidak di Alun-alun Ya!







