Sekda Kabupaten Batola Serahkan Jabatan Plh Kepala Daerah ke Mujiyat
WARTABANJAR.COM, MARABAHAN - Setelah menjalani pelantikan secara resmi oleh Gubernur Kalimantan Selatan, H Sahbirin Noor, Pj Bupati Barito Kuala (Batola), Mujiyat SSn MPd, hari ini (28/11/2022), melakukan serah terima jabatan dengan pejabat lama.
Serah terima jabatan dilakukan antara Pelaksana Harian (Plh) Bupati Batola yag juga Sekda Kabupaten, Zulkipli Yadi Noor, dengan dengan Pj Bupati Batola Mujiyat, Senin (28/11).
Berlangsung saat upacara bendera hari senin di lapangan kantor Bupati Barito Kuala. Acara ini disaksikan oleh Gubernur Kalimantan Selatan Sahbirin Noor yang diwakili oleh Staf Ahli Gubernur Bidang Pemerintahan, Hukum dan Politik Sulkan.
Selain itu berhadir para Asisten, Staf Ahli, Kepala Dinas, Kepala Bagian serta para ASN Pemkab Barito Kuala.
Baca juga: SIAP-SIAP! PAM Bandarmasih Akan Stop Distribusi di 4 Kecamatan dan Sungai Lulut
Dalam sambutannya, Pj Bupati Mujiyat meminta disampaikan salam hormatnya kepada Bupati Hj Noormiliyani Bupati Barito Kuala periode 2017-2022 yang telah purnatugas pada 4 November 2022 lalu.
"Sampaikan salam hormat saya pada Bupati Ibu Hj Noormiliyani AS. Saya harap mungkin nanti ada kesempatan silaturahmi dengan beliau, bagaimanapun beliau adalah orang tua kita bersama yang telah membesarkan Barito Kuala, " ungkap Mujiyat.
Selanjutnya, Pj Bupati juga menyampaikan permohonan maaf jika sebelumnya telah melepas baliho-baliho yang bergambar Bupati periode sebelumnya.
"Tidak ada maksud apapun selain ingin memperkenalkan Pj Bupati yang dilantik 21 November lalu. Semisal sudah dirasa cukup-pun akan kita turunkan kembali, " tutur Kepala Dinas BPSDM Prov Kalsel ini.
Pj Bupati Mujiyat sampaikan kehadirannya di Barito Kuala tidak lain adalah menjalankan tugas sebagai Penjabat Bupati, bukan sebagai Bupati.
"Jangan dikurangi Pj-nya, saya di sini adalah Pj Bupati bukan Bupati, " tandas Mujiyat.
Menurut Pj Bupati, kehadirannya di Batola adalah menjalankan tugas baik secara administrasi serta bersama-sama agar apa yang sudah ada menjadi lebih banyak.
"Apa yang sudah ada semakin banyak, yang belum ada kita adakan, yang sudah banyak tidak berkurang, " tambah Mujiyat.