Irwan Anshari Sempat Dirawat di RSD Idaman, Wakil Wali Kota Banjarmasin Hadiri Pemakaman
WARTABANJAR.COM, BANJARMASIN - Sebelum menghembuskan napas terakhir, mantan Wali Kota Banjarmasin, HM Irwan Anshari, sempat menjalani perawatan di Rumash Sakit Daerah (RSD) Idaman Banjarbaru.
Wali Kota Banjarmasin periode 2012-2015 mendampingi Wali Kota H Muhidin itu, dirawat sejak Selasa (22/11) malam dan meninggal Minggu (27/11) sekitar pukul 12.00 Wita.
Irwan meninggal dunia di usia menjelang 52 tahun, kelahiran 4 Februari 1971.
Di RSD Idaman Banjarbaru Irwan menjalani perawatan akibat serangan jantung.
Mendiang wakil wali kota Irwan Anshari meninggalkan seorang istri, Netty Yusiansari, dan satu anak laki-laki bernama Yusuf.
Di rumah duka yang berlokasi di kawasan Jalan Cendrawasih, Kota Banjarbaru, terlihat handai taulan berdatangan untuk mengucapkan belasungkawa sekaligus mengantarkan jenazah HM Irwan Ansyari keperistirahatannya terakhir di alkah Desa Pematang Panjang, Kecamatan Sungai Tabuk, Kabupaten Banjar.
Di rumah duka terlihat, para pejabat lingkup Pemko Banjarmasin dan mantan pejabat lingkup Pemko Banjarmasin berdatangan, seperti Wakil Wali Kota Banjarmasin, H Arifin Noor.
Wakil Wali Kota Banjarmasin Arifin Noor juga terlihat mengantar jenazah HM Irwan Anshari ke pemakaman.
Para pejabat eselon II dan III lingkup Pemko Banjarmasin, serta para pejabat eselon II lingkup Pemprov Kalsel juga.
Jenazah diberangkatkan dari rumahh duka menuju lokasi pemakaman sekira pukul 16.30 Wita.
Kota Banjarmasin, H Ibnu Sina, mengucapkan, duka cita sedalam-dalamnya atas meninggalnya H M Irwan Ansyari.
Selama dirinya memimpin kota berjuluk seribu sungai, lanjut H Ibnu Sina, H M Irwan Ansyari merupakan sosok yang komunikatif, tak hanya di kalangan para ASN lingkup Pemko Banjarmasin, tetapi juga di kalangan organisasi kepramukaan ia sangat aktif.
“Ulun atas nama pribadi dan Pemko Banjarmasin turut berduka atas wafatnya Pak Irwan Ansyari, mantan Wakil Walikota Banjarmasin," ujar Ibnu Sina melalui pesan singkat.
Ibnu Sina mengungkapkan, setelah tak lagi menjabat wawali, Irwan Anshari
menduduki posisi Kabag Administrasi Pembangunan, kemudian terakhir sebagai Sekretaris Perpustakaan dan Arsip.