“Jadi kami dapat membuka lapangan kerja yang baru, program yang berkelanjutan bersama lebih dari 22 Ribu petani tembakau di Indonesi, dan juga dukungan digitalisasi bagi UMKM,” lanjut Elvira.
Dia juga menjelaskan, selain itu, juga untuk pengembangan kapabilitas bisnis bagi peritel, melalui Sampoerna Ritail Community (SRC), dan pelatihan kewirausahaan melalui Sampoerna Entrepreneurshop Training Center (SETC).
Produk IQOS ini merupakan produk tembakau yang tidak dibakar, namun dipanaskan, sehingga tidak mengeluarkan asap, melainkan uap, sehingga sangat cocok dipakai dimana saja dan kapan saja.
Bagi penikmat tembakau yang berminat untuk membeli produk tersebut, dapat langsung mengunjungi kios IQOS yang ada di Caffe Excelso Km 5,5, Kota Banjarmasin. (Qyu)
Editor : Hasby







