WARTABANJAR.COM, MARTAPURA - Pagelaran pembukaan Musabaqah Tilawatil Qur'an (MTQ) Nasional ke-29 di Kalimantan Selatan (Kalsel) Rabu (12/10/2022) malam di taman Kiram, Kabupaten Banjar, suguhkan berbagai ragam adat dan istiadat dari penjuru Nusantara.

Perwakilan kafilah seluruh Indonesia mengenakan pakaian adat hingga kain khas provinsi masing-masing.

Bukan hanya itu, sebanyak 68 anggota Purna Paskibraka Indonesia (PPI) Kalsel juga turut meriahkan acara pembukaan MTQ dengan mengenakan baju-baju adat Nusantara.

Mereka menampilkan aksi Fashion Show di depan 3000 orang lebih peserta kafilah dan perwakilannya.

Salah satu perwakilan PPI Kalsel, Syifa mengungkapkan rasa senang atas kesertaannya memeriahkan pergelaran pembukaan MTQ ke-29, dengan mengenakan pakaian adat, karena hal itu pertama kalinya ia lakukan.

"Saya sendiri perwakilan PPI yang mengenakan baju adat asal Provinsi Bangka Belitung, bersama 68 anggota lainnya mereka memakai baju adat daerah seperti Riau, Kalbar, Kalteng dan yang Kalsel yang pastinya," ujar Syifa

Diketahui, persiapan yang telah dilakukan sejak bulan lalu, dari fitting baju hingga gladi latihan untuk penampilan fashion show, mereka nampak anggun dan gagah dengan pakaian-pakaian adat khas Nusantara itu.

"Awalnya kita dipersilahkan untuk tampil dan senang sekali karena ini pertama kali kita tampil menggunakan pakaian adat, terlebih pakaian adat yang saya kenakan ini sangat cantik," lanjutnya

Sementara itu, Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika (Kominfo) Kalsel, H. Muhammad Muslim mengatakan, persiapan pembukaan MTQ ke-29 kali ini dilakukan dengan matang.

"Persiapan InsyaAllah sudah 100 persen dengan juga gladi sudah kita lakukan dengan harapan tidak ada kendala dari cuaca dan semua pihak," ucap Muhammad Muslim

Sebanyak 3000 lebih peserta 3000 orang lebih peserta kafilah dan perwakilannya disuguhkan berbagai layanan mulai dari pengaturan, tata kelola, hingga konsumsi.

"Tentunya panitia memberikan layanan kepada semua utusan dan kafilah itu sendiri dari seluruh indonesia. Kita sudah melakukan pengaturan dan menata kelolakan untuk para kafilah yang sudah berdatangan sejak beberapa hari lalu hingga hari ini pun masih bertadatangan," ungkapnya.