Penjelasan Polisi Terkait Pencari Aren Jadi Mayat di Hutan di Murung Pudak Tabalong


WARTABANJAR.COM, TANJUNG – HU (60), warga Desa Kapar, Kecamatan Murung Pudak, Kabupaten Tabalong, Kalimantan Selatan, yang ditemukan meninggal dekat pohon aren dipastikan bukan karena tindak kekerasan.

Kapolsek Murung Pudak, AKP Samsu Suargana SAP, yang langsung ke lokasi setelah menerima laporan warga pada kamis malam, bersama-sama unit Inafis Satreskrim Polres Tabalong di bawah pimpinan Iptu Galih Putra Wiratama STrK SIK melakukan olah TKP.

Kapolres Tabalong, AKBP Riza Muttaqin SH SIK MMedKom, melalui PS Kasubsi Penmas Sihumas, Aipda Irawan Yudha Pratama, menjelaskan berdasarkan keterangan AH anak korban, ayahnya sudah lebih 20 tahun berprofesi sebagai penyadap pohon aren untuk membuat gula merah.

“Dari keterangan AH, korban biasa berada di kebun dari pagi hingga sore. Namun pada hari itu hingga malam korban belum juga pulang,” ujat Aipda Irawan.

AH kemudian menyusul ke kebun bersama empat temannya untuk mencari sang sayah.

HU ditemukan di tengah kebun aren di Kampung Baru, Kelurahan Belimbing, Kecamatan Murung Pudak, Tabalong dalam keadaan sudah tidak bernyawa dengan posisi miring ke kanan menggunakam baju kaus warna hitam celana panjang jeans warna biru.