Mobil Chery Merangsek Persaingan Industri Otomotif Indonesia

    “Sehingga kita garap total produksi keseluruhan mencapai 50 ribu unit per tahun,” kata dia yang sekaligus mengatakan kerjasama dengan Handal akan berjalan tiga tahun.

    Pada fase kedua Yong bilang Chery di Indonesia tidak hanya fokus pada pasar dalam negeri. Ekspor juga akan dimulai menyasar sejumlah negara di Asia, baik yang memikiki ketentuan setir kanan maupun kiri.

    Sedangkan untuk kandungan lokal tahap awal produk Chery, direncanakan mencapai 45 persen. Merek ini juga ingin melakukan pengembangan pemasok komponen di Indonesia.

    “Pada awal fase kedua, kami juga berencana tidak hanya fokus untuk pasar Indonesia tapi juga ekspor,” kata dia.

    Lalu fase ketiga, kapasitas pabrik diperluas hingga mencapai 100 ribu unit per tahun pada 2026. Fase empat atau pada 2028 dikatakan kapasitas meningkat menjadi 200 ribu unit per tahun.

    “Nah jelang fase terakhir kami akan buat RnD di Indonesia,” ucap dia.

    Yong melanjutkan pihaknya juga akan masuk ke segmen kendaraan listrik yang dimulai pada akhir fase pertama atau awal fase kedua, bisa diartikan akhir 2023 atau awal 2024.

    Yong mengungkap ada dua produk berbasis baterai yang disiapkan untuk pasar ini yaitu Omoda 5 EV dan EQ1. Khusus EQ1, Yong menyampaikan Chery tengah mempersiapkan versi terbarunya nanti.

    “Jadi nanti salah satunya dulu,” kata Yong. (edj/net)

    Editor: Erna Djedi

    Baca Juga :   Gelombang PHK Diprediksi Berlanjut, Dampak Tarif Impor Amerika

    Baca Lebih Lengkapnya Instal dari Playstore WartaBanjar.com

    BERITA LAINNYA

    TERBARU HARI INI