WARTABANJAR.COM, BANJARMASIN - Tim Pengabdian Universitas Lambung Mngkurat (ULM) kembali melakukan pelatihan untuk kader PKK di Kompleks Balitan, Kota Banjarbaru, Kalimantan Selatan.

Kali ini pihaknya memberikan pelatiham pembuatan minuman herbal, dengan Kalakai sebagai bahan utamanya.

Kalakai adalah salah satu tanaman yang tumbuh pada lahan basah di daerah Kalimantan termasuk di Kalimantan Selatan, yang mumbuhan ini biasanya dikonsumsi dalam bentuk sayuran maupun makanan ringan.

Selain dimakan, kalakai juga digunakan masyarakat untuk kesehatan, misalnya untuk mencegah anemia, meningkatkan produksi ASI pada ibu menyusui, penurun demam, meningkatkan imunitas tubuh, dan juga sebagai obat.

Beberapa tahun terakhir, kalakai dibuat dalam bentuk minuman herbal yang berbahan kelakai sebagai bahan utamanya.

Berangkat dari pengetahuan tersebut, Tim Pengabdian Masyarakat ULM mengadakan pelatihan dan penyuluhan pembuatan kopi kelakai sebagai minuman herbal kepada ibu-ibu PKK Komplek Balitan .

Sebelum dibuan menjadi kopi, kelakai terlebih dahulu dicuci bersih, lalu dikeringkan di dalam oven, setelah itu dihaluskan dengan blender lalu diayak.

Untuk penyajiannya dengan komposisi, yaitu kopi 2gr, kelakai 1gr, dan jahe 1gr, yang kemudian diseduh dengan air panas 150 ml.

“Agar terasa manis, sebaiknya ditambahkan gula arena atau madu” kata Ketua Tim Pengabdian Masyarakat ULM, Dr Dona Marisa, senin (8/8/2022).

Ia juga menjelaskan, kalau komposisi kopi, kalakai, dan jahe pada takaran tertentu mengandung zat antioksidan yang dapat mempertahankan tubuh dari penyakit.

“Kopi kalakai ini bisa dikonsumsi untuk meningkatkan imunitas tubuh di masa pandemi” jelasnya.

Di akhir kegiatan, Tim Pengabdian Masyarakat ULM memberikan alat-alat yang dapat digunakan untuk membuat kopi kelakai, kepada para ibu-ibu tetsebut.

”Semoga dengan bantuan ini, ibu-ibu dapat sehat semua dengan cara memproduksi minuman kopi kelakai” ucap anggota tim lainnya.

Sementara itu, ketua PKK Komplek Balitan 1, Sri Wahyuningsih merasa bersyukur dan berterima kasih kepada Tim Pengabdian Masyarakat ULM, yang telah memberikan pelatihan kepada anggota PKK tersebut. (qyu)

Editor: Erna Djedi