WARTABANJAR.COM, BANJARMASIN - Balai Karantina Pertanian Kelas I Kota Banjarmasin pastikan hingga hewan ternak di Kota Banjarmasin tidak tertular Penyakit Mulut dan Kaku (PMK).

Sub Kordinator Karantina Hewan Balai Karantina Pertanian Kelas I Kota Banjarmasin, Isrokal mengatakan hingga saat ini kota Banjarmasin, masih bebas dari kasus PMK.

"Alhamdulillah, sampai hari ini di Kota Banjarmasin masih bebas dari PMK," ujar Isrokal, Jumat (17/6/2022) siang.

Untuk menjaga kualitas hewan ternak, tutur Isrokal, dalam menghadapi Idul Adha 1443 Hijriah yang akan segera datang, pihaknya akan mengawasi secara ketat semua hewan ternak yang masuk ke Kalimantan Selatan (Kalsel), khususnya daerah Kota Banjarmasin.

"Sesuai surat edaran dan jug araham dari pusat, kita akan melakukan peningkatan kewaspadaan masuknya PMK di Kalsel sendiri," tuturnya.

Adapun langkah yang akan diterapkan adalah seperti setiap ada kapal pengangkut hewan ternak yang bersandar di pelabuhan Trisakti, akan dilakukannya penyemprotan disenfektan, kepada hewan ternak, truk pengangkut, selain itu juga kepada kandang-kandang pemilik yang menjadi tujuan dari hewan ternak tersebut.

"Hal itu dilakukan untuk memutus mata rantai penyebaran PMK itu sendiri," ucap Isrokal.

"Setiap hewan yang masuk dari luar Kalsel, juga harus sudah menjalani karantina selama 14 hari terlebih dahulu, dari instalasi karantina hewan asalnya," tambahnya.

Selain itu, pihaknya juga hanya memberikan sertifikasi pemasukan atau pelepasan hewan ternak dari daerah-daerah yang statusnya bebas dari kasus PMK.

"Yang kita terima saat ini, seperti dari Kupang, Bima, Bali, dan juga pulau Sulawesi," beber Isrokal.

Saat ditanyakan terkait ketersediaan hewan ternak untuk kurban Idul Adha nanti, Isrokal mengatakan, dari informasi yang kita dapatkan, kalau stok hewan kurban saat ini cukup untuk memenuhi kebutuhan kurban saat Idul Adha nanti.

"Untuk ketersediaan hewan kurban di Kota Banjarmasin itu cukup, artinya kebutuhan kurban saat Idul Adha nanti dapat terpenuhi," pungkas Isrokal. (Qyu)

Editor Restu