WARTABANJAR.COM – Ketua Bidang Fatwa MUI Sulsel Dr KH Ruslan Wahab MA menyampaikan nasihat untuk presenter sekaligus youtuber papan atas Indonesia, Irfan Hakim.

Nasihat terkait konten makan kripik pedas yang membuat Irfan tumbang, kemudian dia dan tim dilarikan darurat ke rumah sakit.

KH Ruslan mengingatkan, dalam Islam, kita tidak dibolehkan menganiaya diri sendiri. Ia mengungkapkan, mayoritas ulama berpendapat bahwa hukum melukai diri sendiri adalah haram.

“Dalam kaidah ushul fiqih agama kita dianjurkan menghindari musibah lebih baik daripada mencari kebaikan,” kata KH Ruslan dilansir wartabanjar.com, Senin (13/6).

Islam, lanjut KH Ruslan, menganjurkan menjaga lima perkara, di antaranya: perkara agama, nyawa, akal, harta, dan keturunan.

“Lima aspek ini harus menjadi pertimbangan dalam kehidupan. Lomba makan kerupuk pedas hanyalah mencari sensasi yang tidak ada manfaatnya dan melanggar kaidah kehidupan,” ujarnya.

Kiai Ruslan mengingatkan lagi, Islam sangat menjaga nilai-nilai kemanusiaan, sebagaimana Allah berfirman, “Dan infakkanlah (hartamu) di jalan Allah, dan janganlah kamu jatuhkan (diri sendiri) ke dalam kebinasaan dengan tangan sendiri, dan berbuat baiklah. Sungguh, Allah menyukai orang-orang yang berbuat baik (Al-Baqarah:195).”

Diberitakan sebelumnya Irfan Hakim dan timnya dilarikan ke rumah sakit usai menyantap keripik superpedas.

Tanboy Kun menantang Irfan Hakim untuk makan keripik pedas One Chip Challenge yang diklaim terpedas di dunia, ditambah saus pedas.

“Saus satu sendok, keripik satu (lempeng),” ujar Irfan Hakim didampingi Tanboy Kun.

Awalnya Irfan dan dua karyawannya mencicipi
keripik pedas tersebut. Setelah tiga menit sejak keripik itu masuk ke tubuhnya, Irfan semakin merasakan pedas dan perutnya mulas.

“Tiba-tiba panas, air mata keluar sendirinya, ingus keluar, keringat keluar,” ucap Irfan yang menyebut tenggorokan hingga perutnya menjadi panas kemudian.

“Ini gue (perut) kayak dililit ditarik, kayak diperas terus ditarik. Sebelumnya juga jantung gue deg-degan gemetar banget,” jelas Irfan Hakim.

Tiga karyawan Irfan lainnya juga satu per satu tumbang dan akhirnya dilarikan ke rumah sakit. (aqu)

Editor Restu