“Hal ini penting karena saat ini kita tidak hanya berbicara persaingan di tingkat lokal dan nasional namun sudah berbicara persaingan di tingkat global dan internasional. Kita harus bersinergi dalam mengakselerasi pembangunan dengan ketersediaan sumber daya manusia yang berkualitas sebagai daya dukung utama,” ujarnya.
Peran yang bisa dijalankan PII sebagai suatu wadah organisasi yang sangat berkaitan dengan akselerasi peningkatan kualitas sumber daya manusia khususnya di Kalimantan Selatan.
Gubernur berharap, rapat kerja pimpinan wilayah ini Kalsel ini l mampu merumuskan berbagai langkah organisasi kedepan mampu menyusun berbagai program-program produktif sehingga ikut berperan dalam meningkatkan kualitas dan daya saing SDM daerah khususnya.
Tentunya kegiatan ini menjadikan para Insinyur di Kalsel, melalui pengembangan organisasi yang tepat PII akan mampu menjalankan program-program pengembangan insinyuran sehingga mendukung program-program pembangunan nasional dan pembangunan daerah.
Sementara itu, Ketua PII Kalsel, Ismet Ahmad mengatakan, kegiatan organisasi dimulai 2020 lalu dengan anggota 998 orang dan rapat pimpinan digelar dalam rangka menyiapkan organisasi dengan kehadiran IKN, agar tidak tidak tersingkir dengan insinyur luar negeri luar daerah maupun luar negeri.(aqu)
Editor Restu