WARTABANJAR.COM, BANJARMASIN- ARMY China benar-benar luar biasa.
Dukungan mereka ke BTS dengan membeli album terbaru RM dan kawan-kawan itu benar-benar fantastis.
Komunitas penggemar V BTS atau China Baidu VBar bahkan telah memesan album terbaru BTS bertajuk Proof sebanyak 71.724 kopi (pre-order).
China Baidu VBar tersebut memesan puluhan ribu album BTS dalam waktu satu minggu semenjak pembukaan pra pemesanan atau pre order oleh Big Hit Music.
Lebih kurang mereka telah menggelontorkan US$1.638.026 atau Rp23 miliar.
Angka tersebut melambungkan total penjualan album Proof sebanyak 39.3 persen di keseluruhan dataran China.
Kemudian, komunitas penggemar seluruh member BTS (OT7) memesan sebanyak 39.620 kopi album senilai US$1.112.062 atau setara dengan Rp16 miliar.
Basis penggemar Jungkook BTS juga memesan 35.245 kopi album dengan total pembelian US$757.228 atau Rp10,7 miliar.
Hal itu diketahui dari unggahan Twitter seorang ARMY, Kamis (12/5/2022).
🔻1st Week Sales Chart of BTS_Proof Release in China Market Per Fanbase🔻
— Purple Tree (@PurpleTree1230) May 12, 2022
Kim Taehyung’s Chinese fanbase already bought 71,724copies (61,061 Compact edition. + 10,663 Standard edition), accounting for the highest proportion of the total sales in China. pic.twitter.com/y3jCcpa3td
Diwartakan sebelumnya, BTS akan melakukan comeback pada Senin (6/6/2022) mendatang dengan merilis album terbaru berjudul Proof.
Beberapa waktu lalu, BTS telah memamerkan logo terbaru Proof yang memiliki makna penting dalam perjalanan karier bermusik para personelnya seperti RM, Jin, SUGA, J-Hope, Jimin, V, dan Jungkook.
Logo Proof merupakan kependekan dari jargon We Are Bulletproof yang mengingatkan tentang energi semangat dan memori para penggemar akan perjuangan BTS semenjak debut tahun 2013 silam.
“Kata Bangtan (Bangtan Seonyeondan atau BTS) artinya tahan peluru, jadi artinya memblokir stereotip, kritik, dan ekspektasi yang ditujukan pada remaja seperti peluru, untuk melestarikan nilai-nilai dan cita-cita remaja masa kini, ” ujar J-Hope seperti dilansir Affinity Magazine pada Kamis (5/5/2022) lalu. (berbagai sumber)