WARTABANJAR.COM, PELAIHARI – Seakan sudah menjadi penyakit musiman, setiap menjelang Lebaran Idul Fitri keberadaan pengemis semakin marak.
Para pengemis ini tidak sekadar meminta-minta di tempat keramaian seperti pasar, namun mereka mendatangi permukiman dan berada di kawasan jalan protokol yang tentunya akan mengganggu pengguna jalan.
Seperti yang terjadi di Kabupaten Tanah Laut, Kalimantan Selatan.
Terlihat juga pengemis semakin marak di Pelaihari, ibu kota Kabupaten Tanah Laut (Tala).

Menyikapi itu, jajaran Satuan Polisi Pamong Praja dan Pemadam Kebakaran (Satpol PP dan Damkar) Tala menggelar razia.
Petugas memulai razia dari kawasan Jalan Protokol Kota Pelaihari dan Pasar Tapandang Berseri Petugas mengitari sejumlah persimpangan ruas jalan di Pelaihari yang sering terdapat pengemis.
Petugas kemudian mengangkut sejumlah gepeng, dari anak-anak hingga orang dewasa. Sejumlah gepeng terlihat menolak diangkut.

Gepeng/pengemis merupakan warga pendatang dari luar kota pelaihari.
Meski sempat menolak, para gepeng tersebut akhirnya tetap diangkut.
“Mereka yang terjaring razia dibawa kekantor Dinas Sosial Kabupaten Tanah Laut untuk Pembinaan lebih lanjut,” ujar Kasatpol PP dan Damkar Tanah Laut, HM Kusri, Senin (25/4/2022). (edj)
Editor: Erna Djedi

