Untuk menuju jalan pulang ini, Buya Arrazi mengingatkan akan pentingnya pembersihan qalbu dari segala dosa.
“Jadi sebelum kita melaksanakan ibadah, sebelum kita menuntut ilmu, kita bersihkan dlu qalbu kita segala dosa,” sampainya.
Buya Arrazi juga menyampaikan terkait hijab. Hijab ini merupakan media untuk berkomunikasi kepada Allah. Hijab terbagi 2, yaitu hijab cahaya dan hijab kegelapan.
“Disetiap cahaya ada hijab kegelapan, dan disetiap kegelapan ada hijab cahaya,” sampainya.
Buya Arrazi merupakan mubaligh dan ulama Indonesia, sekaligus pendiri/ pengasuh Ribath Nouraniyah lembaga kajian turats, ilmu akidah, tasawuf dan amaliah zikir yang berpusat di Ciputat, Tangerang Selatan, Banten. (Adpim)
Editor : Hasby







