Awalnya ia mengalami pendarahan hingga harus dilarikan ke rumah sakit. Sampai Dinda mengetahui janinnya tak mampu bertahan.
“Tepat 1 minggu setelah USG, perut sakit dan keluar darah banyak sekali.. pendarahan… akhirnya segera ku bawa ke rumah sakit..
Alhamdulillah, penanganan dokterku @agrianasusilo sangat cepat, namun rezeki nya yang belum tepat..
Sepertinya Allah punya rencana lain,
“Janin sudah tidak ada detak jantungnya.”
“Adik sudah pergi..
Aku di nyatakan keguguran dan akhirnya langsung segera di bersihkan di ruang operasi..
Selamat jalan Adik ke surga…
Terimakasih rasa bahagia nya kemarin dan sampai ketemu lagi nanti.”
Postingan kisah Dinda ini pun mendapatkan respon dari Rey Mbayang yang menguatkan Dinda.
“Bunda Terhebat di segala situasi.
Allah datangkan sesaat namun maknanya besar.
Biarkan adik punya sayap, nanti ketemu lagi.
Rapatin barisan, saling sayang, saling jaga, jaga yang ada, doakan yg telah pergi.”(aqu)
Editor Restu







