Wakil Kepala Otorita IKN Dhony Nyatakan Mundur dari Sinar Mas Land
WARTABANJAR.COM, JAKARTA - Setelah resmi dilantik Presiden Joko Widodo sebagai Wakil Kepala Otorita IKN Nusantara, Dhony Rahajoe, menyatakan akan mundur dari Sinar Mas Land.
Dhony merupakan Managing Director President Office Sinarmas Land.
Melansir Bisnis.com, Dhony mengatakan, awal mula penunjukannya terjadi saat dihubungi Menteri Sekretaris Negara (Mensesneg) Pratikno seminggu setelah kunjungan Presiden Jokowi ke BSD City pada 24 Desember 2021 lalu.
Setelah itu berjalan diskusi dan berbagi pendapat yang cukup panjang.
Kemudian baru pada Rabu (09/03/2022), dia mendapat perintah untuk membantu menyukseskan pembangunan IKN.
"Setelah itu cukup panjang diskusi bagaimana dimintai pendapat-pendapat. Baru kemarin hari Rabu ada perintah diminta membantu menyukseskan Ibu Kota Nusantara," ujarnya, usai pelantikan yang disiarkan Youtube Sekretariat Presiden, Kamis (10/3/2022).
Begitu dilantik, pihaknya sudah menyiapkan pengunduran dirinya dari Sinar Mas Land.
Dia ingin fokus melaksanakan tugas di IKN.
"Saya pribadi sejak dilantik ini sudah menyiapkan pengunduran diri dari Sinarmas, Sinarmas Land, dan perusahaan-perusahaan yang terkait. Jadi akan fokus mengerjakan tugas yang akbar atau sangat berat ini," katanya.
Untuk diketahui, Dhony Rahajoe merupakan sosok yang lama berkarir di Sinarmas Land, pengembang properti ternama di Indonesia yang juga membangun proyek kota mandiri BSD City.
Dhony merupakan lulusan Teknik Arsitekur Institut Teknologi Bandung (ITB) 1984.
Sejak lulus hingga sekarang, telah berkarir di PT Bumi Serpong Damai Tbk (BSDE) yang merupakan bagian dari Sinarmas Land.
Sebelumnya, penunjukan Dhony mendampingi Kepala Otorita IKN Nusantara, Bambang Susantono, mendapat sorotan.
Pengamat komunikasi politik dan Pendiri lembaga survei KedaiKOPI, Hendri Satrio, mengatakan ditunjuknya Dhony harus dibarengi dengan transparansi dari pemerintah lantaran dapat memunculkan dugaan Sinar Mas telah memenangkan proyek IKN.
“Ini perlu dijelaskan oleh pemerintah cara pemilihannya, karena berasal pengembang besar yang biasa menangani proyek besar. Apakah pemilihan ini berasal dari profesionalitas Dhony atau lantaran Sinar Mas telah menjadi pemenang dari megaproyek IKN, itu yang perlu diterangkan oleh Pemerintah,” katanya. (berbagai sumber)
Editor: Erna Djedi