Sejumlah Desa di Beberapa Kecamatan Kabupaten Tanah Laut Terendam, Berikut Datanya
WARTABANJAR.COM, PELAIHARI – Hujan deras, beberapa desa dan wilayah di Kabupaten Tanah Laut terendam banjir, Senin (7/3/2022).
Kapolres Tanah Laut, AKBP Rofikoh Yunianto menyampaikan data beberapa desa yang terendam banjir.
Kecamatan Takisung banjir terjadi di Desa Batilai dan di Desa Ranggang.
“Berdasarkan hasil pengecekan dari Bhabinkamtibmas situasi debit air meningkat atau naik dengan perkiraan kurang lebih satu meter sampai 1,5 meter, kondisi cuaca masih terpantau hujan,” katanya.
Masih di Desa Batilai yang terdampak di Rt 03, Jumlah perkiraan rumah 30 buah adan sekitar 30 Kk atau 100 jiwa. Rt 04 Desa Batilai Jumlah perkiraan rumah ada 30 buah, sekitar 33 KK atau 100 jiwa sedangkan di RT 4 terdampak sekitar 6 rumah, enam KK atau 30 jiwa.
“Ada 10 Kepala Keluarga yang dievakuasi di SDN Batilai,” imbuhnya.
Desa Ranggang, data sementara rumah yang terendam 52 rumah, 52 KK,120 jiwa. Tinggi air sekitar lutut orang dewasa.
Hingga saat ini debit air mulai menggenangi rumah warga sekitar dan masih merendam jalan raya atau jalan utama, ketinggian sekitar 30 - 50 sentimeter.
Banjir di Kecamatan Panyipatan, Desa Batu Tungku ada lima RT terendam yakni RT 02, RT 04, RT 05, RT 06 dan RT 09. Total ada 126 jiwa dan sebagian besar mereka mengungsi ke tempat keluarga terdekat.
Debit air berkisar antara 50-100 sentimeter.
Desa Kandangan Lama, banjir terjadi di RT 03, RT 04, total ada sekitar 25 rumah terendam. Ketinggian air antara 50 hingga 100 sentimeter.
“Debit air di Desa Kandangan Lama Kecamatan Panyipatan sudah mulai surut,” paparnya.
Lanjut Kapolres, sedangkan di Kecamatan Pelaihari hasil monitoring dan situasi di lapangan di Kecamatan Pelaihari, terjadi kenaikan debit air hujan yang mengalir di sungai Kandangan Pintu Air Parit Sarang Halang dengan ketinggian sekitar 30 sentimeter yang menggenangi jalan raya A Yani Parit Baru Kelurahan Pelaihari, Kelurahan Sarang Halang dan sekitar pemukiman warga, jalan raya Desa Sungai Riam dari Pelaihari dan menuju Kecamatan Panyipatan digenangi air setinggi 20 sentimeter.
Kapolres pun menghimbau agar warga meningkatkan kesiapsiagaan bencana di sekitar tempat tinggalnya. (has)
Editor : Hasby